Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Hanya menggunakan teko penyaring. "Teh apa ini paman?" tanya Rama karena teh itu tidak memiliki wangi yang harum. "Ah, ini teh dari bangsa asia, kami membelinya dengan harga yang mahal!! Kualitas teh kita tidak bagus, kalau ini kualitasnya bagus, cobalah kalian pasti suka!!"kata Raka kemudian. Ia menyiapkan 3 cangkir teh untuk dinikmati. Namun Rama kurang menyukai teh itu, rasanya terlalu sepat, daun teh ini tidak dikeringkan dan dibersihkan dengan baik. Sehingga masih terasa sepat dan pahit. Tapi Rama enggan berkomentar soal teh.
9.977.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai teman teh
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummi
"Ehm...Memberitahukan kepada para pasukan, Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa Season 2 akan hadir dengan judul PWSPD 2 : AKHIR DUNIA" Rama menatap author dengan seksama, apakah ia harus menyampaikan ini? "Jadi diharapkan para pasukan kembali, jangan nongkrong terlalu lama di lapak lain! Sekian!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Tiba-tiba ada dua sosok yang melintas masuk. Satu menabrak bukit buatan dan yang satu jatuh ke dalam air, sepenuhnya menghancurkan ketenangan dan kedamaian di sana. Tidak lama setelah itu. Sosok yang tegap tiba-tiba muncul di samping Tedja. Ternyata dia adalah Teguh. "Pas sekali kamu datang." Tedja dengan tenang menunjuk ke secangkir teh lagi di atas meja dan berkata, "Ini adalah Teh Jubah Merah yang dikenal sebagai raja dari segala teh, sangat sulit didapat. Kamu cobalah."
9.5366.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.7K kali sebagai teman teh
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Viceroy
bab 595 ceritanya sungguh membagongkan , masa iya raja srigala dg segala kemampuannya di ancam musuh yg ecek2 dg menyandera Caira dg lugu nya Teguh sang raja srigala mau2 disuruh minum racun hadehhh padahal dg kemampuannya dg mudah menghancurkan penyanderanya hadehhhh penulisnya terlalu lebayyyyhh h
Baca Semua Ulasan
Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

“Maaf ya lama.“ “Enggak papa, kok. Masih sabar.“ “Baguslah. Di minum tehnya!“ suruhnya dengan meletakkan secangkir teh ke hadapanku. Aku meraihnya dan langsung menyesap perlahan hingga tandas. Ada satu yang membuatku penasaran. Rasa teh ini kok aneh, enggak seperti biasanya. “Teh apa ini?“ “Teh Tanjung. Enak kan?“ “Ehm iya sih, tapi rasanya aneh.“ “Itu perasaan kamu saja kali, saya langganan beli merk ini.“ “Owh, ya. Mbak tak kasih tahu ya. Bayu itu sering mengeluh loh. Katanya Mbak nggak pernah memuaskan di ranjang gitu.“ “Terus jajan di kamu?“
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai teman teh
Baca
+Pustaka
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Tissa mengangkat sebelah alisnya, sementara aku mengambil sedotan teh kotak yang tadi Tissa berikan kepada Syailendra untuk aku buka plastiknya. Tissa ini temanku, teman semasa SMA, semasa kuliah dan teman sekantorku. Kami sudah berteman cukup lama, sampai kami terlalu saling mempercayai. “Mau ganti baju kamu?” “Enggak usah lah, gini aja emang kenapa? Aku tinggal lepas dasi sama jas aja, kok. kenapa? Kamu malu? Penampilanku gak keren kayak Lambang?” aku melotot saat Syailendra berkata seperti itu, reflek kucubit saja pinggangnya. Bukannya mengaduh dia malah terkikik geli sambil mengambil sedotan dari tanganku dan mulai meminum teh kotaknya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai teman teh
Baca
+Pustaka
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Dia menyeruput teh nya sambil melirik tak bersahabat ke arah dua pria di sisi kanan dan kirinya. “Eh.” Yang satunya memulai obrolan lagi. “Mantel itu kamu jaga seperti kamu menjaga harta karun, 'kan? Kok, bisa dipinjamkan begitu saja?” “Jangan-jangan ....” Teman-temannya memancing!
1037.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai teman teh
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Yang mengejutkan Daniel, Dodi telah melakukan amal. "Tuan pratama, silakan cicipi Smoke White Tea. Ini teh paling terkenal di cafe ini. Orang-orang memiliki perasaan yang berbeda tentang tehnya. Ada yang merasa manis, ada yang pahit... Teh ini memiliki nama lain di Kota A— yaitu Teh Nasib." Berbicara tentang ini, Dodi tertawa kecil. "Teh Nasib?" Daniel belum pernah mendengar hal ini sebelumnya. Daniel langsung melihat teh di cangkir. Tehnya bening dan berbau samar, tetapi sebenarnya, tampilannya tidak berbeda dengan teh lainnya.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai teman teh
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Menikah

Teman Tapi Menikah

“Kamu baik-baik aja, Mas?” Ksatria terkejut saat perempuan paruh baya yang ia kenali sebagai salah satu tante Rinai dari pihak sang ibu, menegurnya seraya menaruh secangkir teh di hadapan Ksatria. “Baik, Bude.” Perempuan yang biasa dipanggil Bude Mega oleh Ksatria dan Rinai itu tersenyum begitu mendengar jawaban Ksatria.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai teman teh
Baca
+Pustaka
30 Days Girlfriend

30 Days Girlfriend

Rhea baru hendak mengambil nasi, tapi ia meletakkan kembali piringnya. Ia benar-benar tidak bisa. Ia masih belum bisa melupakan apa yang dilakukan Brama kepadanya di masa lalu. "Permisi, ini tehnya, baru saya bikin. Tehnya olahan dari kebun teh di puncak, dijamin beda rasanya sama teh kemasan yang dijual di toko." Brama masuk dengan membawa satu nampan berisi enam gelas teh dan membagikannya kepada masing-masing orang.
1037.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai teman teh
Baca
+Pustaka
Perjodohan Gila dengan CEO Arogan

Perjodohan Gila dengan CEO Arogan

"Teh, thanks." Irene tersenyum tipis kala mendengar permintaan Marcus. "Apakah meminum teh telah menjadi bagian dari keluarga Dendanious?" tanpa sadar, Irene mengemukakan apa yang ada dalam pikiran. Membuat dua pria berbeda usia yang berada di ruang tamu tertawa mendengarnya. Marcus dengan cepat menjawab, "Tentu," ia melirik sang kakak yang juga hendak menjawab pertanyaan Irene, "keluarga kami, sangat menyukai teh. Ini sudah seperti turun temurun dari kakek buyut kami."
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai teman teh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status