Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

"Kenapa nggak bilang dari tadi? Apa perawat nggak menyuntikkan obat pereda nyeri?" Pada dasarnya perut akan sakit setelah menjalani kuretase. Kondisi tubuhnya sangat lemah, rasa sakit yang dia alami pasti lebih besar daripada orang-orang pada umumnya. "Mungkin mereka lupa." Keluarga biasa mungkin tidak rela menghabiskan uang untuk membeli obat pereda nyeri, tetapi Keluarga Aswin tidak semiskin itu! Apalagi rumah sakit ini milik Hansen, Harvey sudah memerintahkan orang untuk merawat Molin dengan baik.
9.5979.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.5K kali sebagai tempat kuret
Tampilkan Ulasan (394)
Baca
+Pustaka
Pey hakiki
hai kak author, aku adalah salah satu penggemar berat novel kaka ini, tadi aku buka PF sebelah "orange", aku gk sengaja liat buku dengan judul " antara dendam dan penyesalan", aku cuma mau nanya apakah yang ulpoad disana kaka juga? , aku cuma khawatir ada yg plagiat novel kaka yang satu ini.
Rita Andriani
Novel ini selesai di bab 1674. Akhirnya selena menikah lagi dgn Harvey sirah mati di tembak sma lupa namanya tp itu loh laki2 yg nembak mati yg lindungi selena. Tp dia jg mati kakek tua dr tuan bennett yg dikira udh meninggal ternyata masih hidup. guru slena jg penjahat tp akhirnya dia jg mati
Baca Semua Ulasan
MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU

Pernyataan di kertas hasil pemeriksaan Dea itu berbunyi: “Selain itu, ditemukan kondisi dinding rahim yang sangat tipis akibat prosedur kuretase berulang.” “Kuretase berulang?” Rayden memejamkan matanya rapat-rapat saat mengucapkan dua kata itu. Seingatnya, Dea tidak pernah menjalani kuretase. Dan hal itu menimbulkan tanya, kapan Dea melakukan kuretase? Sebelum atau setelah menikah dengannya? Rayden mengecek kertas itu lagi. Ia lihat dengan seksama, tanggal yang tertera jauh sebelum ia dan Dea menikah.
1064.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
Amanda

Amanda

“Kalau Nona bersedia, nanti jam 6 petang bisa dilakukan kuretase. Prosesnya sekitar 30 menit. Lalu dilanjutkan dengan pemulihan sekitar satu jam. Setelah itu Nona bisa pulang dan beristirahat di rumah. Seminggu kemudian bisa datang kembali untuk kontrol.” “Apakah kuretasenya tidak bisa dilakukan sekarang saja, Dok?” Dokter tersebut tersenyum sabar. “Ada beberapa prosedur yang harus dijalani sebelum melakukan kuretase. Seperti pemeriksaan kesehatan dan puasa minimal enam jam. Jadi saya sarankan sebaiknya Nona dirawat di sini saja sekarang. Biar diinfus agar tidak merasa sakit. Setelah dikuret, besok saja pulang ke rumah supaya tidak mubazir biaya kamar rawat inapnya. Bagaimana?”
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Monitor menampakkan tampilan gambar hitam putih. "Nah, benar 'kan ... ada sisa-sisa keguguran yang belum bersih!" Dokter menekan tombol keyboard lalu gambar di monitor nampak jelas. Ada bulatan disana. "Ini, ini sisa-sisa jaringan yang belum bersih. Jadi, kita lakukan kuretase lagi," ungkap dokter. "Apa, Dok? Kuret? Saya nggak mau, Dok ... sakit!" rengek Mbak Meri.
7.840.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 937 kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
Suami Bayaran

Suami Bayaran

"Kantung janinnya sudah ada namun tidak ada embrionya." "Iya, dok. Dokter Robert juga sudah bilang seperti itu kemarin." "Pasien dokter Robert?" "Iya, dok." "Kalo begitu coba saya teleponkan beliau karena sepertinya kita harus melakukan tindakan kuretase." Aku menelan salivaku. "Dok, apa tidak ada tindakan lain untuk selain kuretase?" "Sebenarnya bisa juga dengan mengkonsumsi obat-obatan, tapi menurut saya kuretase lebih menyeluruh dan cepat."
1093.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
Jodoh Wasiat Istri

Jodoh Wasiat Istri

"Ehm, apa aku perlu dioperasi?" "Enggak. Cuma dikuret." "Apa itu?" "Dibersihkan. Diambil dari luar rahim." Lula meringis. "Pasti sakit." "Kamu tetap dibius. Prosesnya nggak terlalu sakit, kata Mbak Yanti." "Kapan mau dikuret?" "Nunggu keputusan dokter. Tadi, dia bilang, paling lambat, besok pagi."
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
ISTRI PERTAMA SUAMIKU

ISTRI PERTAMA SUAMIKU

Aku berlari menuju mobil dan menyetir kembali, mencari Rumah Sakit Panti Asih. Rumah Sakit Panti Asih yang terletak di pusat kota, merupakan salah satu Rumah sakit terbesar dan terbaik di Lampung, dan kebanyakan pasiennya adalah orang kaya. Setelah memarkir mobil dengan mudah karena area parkir luas dan tertata rapi, serta petugas yang siap membantu, aku berjalan dengan cepat menuju IGD. Untung saja tubuhku sudah kembali fit, bahkan pendarahan pasca kuret sudah berhenti, tinggal flek saja. Mungkin karena sudah banyak darah yang keluar ketika aku kuret. IGD, tampak ramai, tapi tetap teratur. Tak ada tumpukan pengunjung karena kehadiran orang dibatasi demi kenyamanan pasien. Begitu memasuki IG
1056.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

Dia pikir kuretase itu akan sama dengan steril rahim yang membuat wanita tidak bisa hamil lagi. Suster cantik itu mengulas senyum tipis mendengar pertanyaan polos dari Bu Rani. "Nggak, Bu. Ini operasi hanya untuk membersihkan rahim dari sisa-sisa kehamilan saja. Pasien tetap akan bisa mengandung kalau kondisinya pulih," jelas Suster itu perlahan. Bu Rani pun akhirnya paham kalau apa yang ditakutkan itu takkan terjadi.
9.2183.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
Kurelakan Suamiku Mendua

Kurelakan Suamiku Mendua

Berniat untuk mengetahui keadaan Arunika, Abhimanyu meraih telepon genggam dan menghubungi nomor istri pertamanya itu. Cukup lama dia menunggu sampai teleponnya diangkat. Namun, bukan suara Arunika yang Abhimanyu dengar, melainkan salah satu asisten rumah tangga yang bernama Ijah. "Kenapa kamu yang mengangkat, Bi? Arunika mana?" tanya Abhimanyu tak sabar. "Ibu berada di Rumah Sakit Neo Medika, Pak. Dokter memaksa agar beliau rawat inap di sini," jawab Ijah.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
Swing Partner

Swing Partner

Kak Ishaak mendekat sambil memegang tangannya. “Kamu masih ingat Dokter Ryn? Dia dokter obgyn kamu…” Dia mengangguk. “Dia yang melakukan tindakan kuretase. Aku sudah meminta hasil kuretasenya. Aku dan Kak Abdi memakamkannya di dekat makam Om Bagas dan Tante Yumni,” Kak Ishaak menatap matanya. Dirinya balik menatap. Matanya berkaca. Sebutir air mata meluncur turun di pipinya.
932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai tempat kuret
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status