BUKAN MENANTU KAYA
“Ini kantong kehamilannya sudah besar, Neng. Seharusnya kalau janinnya berkembang sudah sebesar ini.“ Dokter memperlihatkan hasil usg janin normal.
“Jadi gimana, Dok?“ tanya Mas Hasan.
“Harus segera dikuret, Aa. Ini kan sudah tidak berkembang. Tidak ada detak jantungnya.“ Dokter menerangkan.
“Kira-kira estimasi biaya kuret berapa ya, Dok?“ tanyaku. Jujur saja mendengar kata kuret, aku langsung lemas. Mengingat tabungan kami tidak seberapa dan kami tidak punya bpjs.
“Kalau punya bpjs, gratis Neng. Bisa di rumah sakit tempat ibu dinas. Ibu yang nanganin langsung,“ jawabnya.
“Kami nggak ada bpjs, Bu.“
“Walah ... Sayang banget Neng. Soalnya kalau pake umum, lumayan Neng,“ katanya.
“Neng rumah di
인기 회차