Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Weningratih (Balas Dendam Si Putri Tersayang)

Weningratih (Balas Dendam Si Putri Tersayang)

ungkap Gina menoleh ke arah Reva. "Sama, bisa saja ini kebetulan bukan?" sahut Reva. "Sebentar, aku menemukan ini lagi." Ratih menunjukkan beberapa foto lagi, kali ini adalah foto orang-orang asing itu. "Lihat, mereka semua memiliki tato kecil di dahi, kenapa tidak dibelakang telinga? Karena beda kasta, dahi untuk atasan dan belakang telinga untuk bawahan," jelas Ratih.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Atau… bagian dari jebakan yang jauh lebih besar. “Dan soal tato?” tanya Langit, suaranya lebih rendah. Ramdan menarik napas. “Tato itu tidak umum. Tapi juga tidak unik. Namun…” Namun. “Tiga kasus lain mencatat tato dengan bentuk serupa. Lokasi sama. Pinggang kiri.” Langit membuka mata perlahan. “Tiga kasus,” ulangnya. “Dan di ketiganya,” lanjut Ramdan, “wanita yang terlibat tidak pernah teridentifikasi. Selalu menghilang.”
9.75.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

"Tapi karena kamu memilih bertato, jangan salahkan orang lain kalau mereka nggak mau menerimamu. Apa kamu tahu apa makna tato di negara kita dulu? Itu adalah tanda para penjahat." Bradford melanjutkan, "Kalau kamu ingin diterima masyarakat, kamu harus punya penampilan yang pantas. Mulailah dengan menghapus tatomu lebih dulu. Soal nenekmu, rasa sayang juga nggak boleh sampai salah arah."
10270.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Sekretarisku Jilbaber

Sekretarisku Jilbaber

Chinatown juga dilengkapi dengan tempat ibadah yang bisa menjadi destinasi wisata religi, seperti Sri Layan Sithi Vinayagar Temple, Buddha Tooth Relic Temple dan Sri Thendayuthapani Temple. Annisa masuk ke sebuah toko tas, tas-tas unik berjejer dengan rapi di sana. Rencananya ia akan membelikan Ibu mertuanya sebuah tas yang cantik dan unik. “Semoga Mama dan Gendhis suka ya Mas, sama tas yang kubelikan ini,” ujar Annisa. “Yah, Mama pasti suka, pilihan kamu cantik kok,” ujar Damar. Annisa melirik jam tangannya.
9.8166.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
SEBATAS TEMPAT SINGGAH

SEBATAS TEMPAT SINGGAH

elak Angga. "Loh, udah jalan beberapa bulan emang apanya yang belum beres, Mas? Aku kan, cuma pingin liat aja tempat usaha kamu kayak gimana. Enggak harus udah sempurna juga!" "Lagian kamu juga lagi hamil, Shan. Nanti kamu kecapean." "Emang dimana lokasi cafe kamu?" "Di Tegal, Shan." "Tegal?" Angga mengangguk ragu. Ia merasa ada yang salah saat memilih Tegal sebagai tempat usaha bohongannya.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Teror Mantan

Teror Mantan

tanya Rafa sambil menarik kopernya. “Langsung ke tempat Laura aja,” jawab Alex sambil menatap ponselnya, melihat alamat yang dikirimkan Anita kemarin. “Lo yakin tahu tempatnya?” tanya Gretta, terlihat sedikit khawatir. “Alamatnya di Canggu, kalau dari sini cuma butuh waktu satu jam buat sampai ke sana,” jawab Alex dengan santai. Namun, tiba-tiba Tasya menyela, “Mending kita istirahat dulu deh. Nginep dulu di dekat sini. Emang kalian gak capek?”
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Tak Lagi Punya Tempat Pulang

"Aku belum mau istirahat, kerja sekarang saja!" Rita menatapku lama, lalu menghela napas. "Baiklah, nanti sore kita pergi ke perusahaan." Perusahaannya berada di pusat kota, tidak besar, tetapi fasilitasnya lengkap. Rita mendirikan perusahaan e-commerce internasional. Setelah mendirikan usaha selama dua tahun, dia sudah memiliki puluhan karyawan. Dia selalu mengajakku untuk bergabung, katanya aku adalah orang paling berbakat dalam bisnis.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Rasa Tanpa Tatap

Rasa Tanpa Tatap

Ayers menaikkan alisnya. "Mh, kau bisa datang ke restoran Viande & Passion, jaraknya hanya beberapa mil dari sini," ujar si curly, "para turis yang datang ke sini biasanya makan di tempat itu. Beef Steak Blackpaper adalah menu andalan mereka. Kau harus mencobanya." "Tentu. Terima kasih untuk rekomendasinya. Aku permisi." Ayers menampilkan senyum terbaiknya sebelum berlalu dari gadis-gadis tersebut.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Gairah Janda Perawan Sang Mafia

Gairah Janda Perawan Sang Mafia

"Tato? Tato apa?" "Ya tato. Setiap orang yang akan masuk ke geng Haidin, mereka terlebih dalu harus di tato. Sebagai lambang geng ini." Diko mulai cemas. Dada sendiri di sentuh. Di sana memang ada tato. Tapi tato singa, bukan tato lambang geng Haidin. "Cepat! Tunjukkan tato kau!" bentak pengawal tadi.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Audacity

Audacity

“Kamu suka tato?” Dia mengangguk. Kami saling memperkenalkan diri. Namanya Osea, penggila tato. Dia berbisik, “Aku punya banyak tato di balik seragam ini. Mau lihat?” “Jangan sekarnag.” Dia tertawa nakal. “Kamu bisa membuat tato?” “Bisa, aku seorang artis tato, bekerja di Johnson parlor.” “Gallery Row?” “Cabang baru, di Sante Alley.”
9.714.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai tempat tato
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status