Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Bulu dada mereka berwarna merah gelap, seolah-olah hangus oleh api, dan gumpalan udara panas terus-menerus naik dari tenggorokan mereka; ini adalah Red-throated Cassowaries. Lima puluh burung telah dibesarkan di kandang unggas panas, dan bulu mereka bahkan digunakan oleh bengkel sebagai bahan tambahan untuk pemanasan dalam alkimia. Andrei memimpin ke lembah gunung yang lebih dalam, di mana napas berat yang samar terdengar dari dalam pagar di kejauhan, disertai dengan dingin di udara. Babi es disimpan di sana dalam penangkaran.
9.67.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai tempat minum burung dispenser
Baca
+Pustaka
Ketika Janda Ketemu Duda

Ketika Janda Ketemu Duda

Wanita itu kebingungan saat melihat dua orang wanita dan satu pria berdiri di teras rumahnya dengan satu dus water dispenser. “Selamat siang Bu Aruna, perkenalkan saya Lina dan ini teman saya Siska … kami dari outlet toko Elektronik diminta oleh bapak Adrian untuk menjelaskan cara kerja dari water dispenser ini.” Salah satu wanita yang memakai seragam toko elektronik ternama menjelaskan. “Gimana maksudnya?” Aruna bertanya bingung. “Jadi, Bapak Adrian membeli satu unit dispenser ini dan meminta kami mengantarkannya ke sini sekaligus memasangkan dan memberitahu ibu Aruna cara kerjanya.”
10430.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.6K kali sebagai tempat minum burung dispenser
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Pria purba itu sama sekali tidak bisa mencerna bagaimana manusia modern bertahan hidup dengan bergantung pada kotak-kotak mati bersuara bising. Tepat di sudut ruangan lobi, pandangannya terkunci pada sebuah mesin dispenser air minum otomatis yang mengeluarkan bunyi dengungan getaran. Berdiri dari kursinya perlahan, Arya melangkah mendekati benda berbentuk balok tinggi tersebut. Dia memperhatikan sekumpulan gelembung udara naik ke permukaan di dalam tabung air bening di bagian atasnya.
9.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai tempat minum burung dispenser
Baca
+Pustaka
Nona CEO Looking for Love

Nona CEO Looking for Love

Dia memang ingin menarik anak muda atau pun, bisa juga yang gila mencari tempat estetik, untuk melirik tempat ini. “Kalau begitu, rombak ulang yang sebelah sini.” Jari lentik Isyana menunjuk ke arah tembok kosong yang akan ada sofa sebagai ruang tunggu. “Letakan juga display minuman di sini. Agar mereka bisa ngemil dan minum.” Andi tentu saja mencatat apa yang menjadi keinginan Isyana. Memang banyak sekali pekerjaan yang harus dibenahi. Tapi paling tidak, pekerjaan ini menyenangkan untuknya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai tempat minum burung dispenser
Baca
+Pustaka
Selangkah Berjejak

Selangkah Berjejak

Ia memberikan cairan formula pada mulut burung itu. Menunggu sejenak untuk hasilnya. Sepuluh detik berlalu, tidak ada tanda-tanda burung itu akan pulih. Dua puluh detik berikutnya masih sama. Tiga puluh menit, hingga satu menit berlalu. Setelah hitungan stopwatch menyentuh angka enam puluh satu. Burung itu mengepakkan sayapnya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai tempat minum burung dispenser
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

“Nanti malam, kamu cari cara untuk menukar stok minuman itu menjadi anggur di Kamar Dagang Bardi.” Dessy merasa syok. “Kamar Dagang Bardi berada di area kekuasaan Puzo. Lagi pula, stok minuman keras itu banyak sekali, bagaimana kita bisa menukarnya?” Ariel pun tersenyum. “Bukannya distributor minuman keras berkualitas rendah itu juga adalah distributor minuman keras yang dimonopoli Puzo, yang mana juga dijual kepada Klub Doras? Dia bisa menjualnya juga pasti karena mendapat persetujuan dari Puzo, ‘kan?”
9.33.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82.5K kali sebagai tempat minum burung dispenser
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Salah satu pengawal meletakkan lengannya di belakang pinggang, sementara yang lain memegang payung untuk menaungi Gerald. "Kami membuatkan minuman sarang burung untuk Anda, Tuan! Silakan dicoba," kata Yukie sambil menyerahkan termos yang dibawanya. “Kalian tidak perlu repot-repot. Terima kasih!" kata Gerald tersenyum sambil menurunkan tehnya dan mengambil termos.
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598.0K kali sebagai tempat minum burung dispenser
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Teringat sesuatu Dewi beranjak menuju ke arah dispenser, yang berada di sudut ruang tamu. Di isinya sebuah gelas kosong di sana dengan air putih. "Maaf Mas Dimas, minum air putih dulu ya. Biar segar, hihi," ucap Dewi tertawa geli, seraya meletakkan gelas itu di dekat Dimas. Dimas langsung teringat dia memang kurang minum air putih sejak semalam, maka langsung diminumnya segelas air putih itu hingga tandas.
1035.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai tempat minum burung dispenser
Baca
+Pustaka
Gara-gara Sapu Ijuk ?

Gara-gara Sapu Ijuk ?

Tatapannya tajam dan teliti, memeriksa tiap angka yang dituliskan di dalam tabel berisi nama-nama. Beberapa saat kemudian, ia mengambil jeda dan beranjak dari kursi, menuju ke ruangan kecil di sudut lain, sambil menggenggam sebuah botol Tupperware lilac. Wanita itu menuangkan air dispenser ke dalam botol minumnya, hingga hampir penuh. Dia lalu bersandar di tembok dan menengadah ke atas, dengan mata terpejam. Tarikan napasnya lembut. Merasa lega, ia meneguk minumannya.
9.910.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai tempat minum burung dispenser
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Eichi
ternyata kalau dilihat grupnya si alf ini komplit ya dengan karakter mereka masing-masing. merlin si mulut pedas, diego si playboy, ellen tomboi, willy baperan, alf ceria, jessy rada polos, ibu nover si tukang marah. keren kakak!
Arien Adjah
Ga nyangka baca2 eh udah tamat, kak bikin season 2 dong, jujur aku paling suka sama alf waktu nembak inn, aku jacob alfred suka sama Christiani dewi, aw aw, eh inn oame marah-marah ngomongin si alf pantas jadi bapaknya anaknya karlinda, wkwkwkwkkw, lanjuuutttkan karya berikutnya kak 👍❤️❤️❤️
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status