Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Dalam Skandal

Cinta Dalam Skandal

Begitu jawabannya keluar, Dalmi mengambil kembali kaleng soda yang tadi ia berikan. “Kalau begitu, minumanmu tidak seharusnya ini.” Bitna merengek tidak setuju. “Aku haus,” rengek Bitna. “Ada air putih di dispenser itu,” tunjuk Dalmi pada mesin dispenser yang terdapat di pojok ruangan.
106.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 144 Beses bilang tempat minum burung dispenser
Read
+Library
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

Setelah melihat sekilas Spirit Venerable Pot di sudut yang tidak mencolok di lantai pertama Menara Tertinggi Kekacauan, burung biru kecil itu bertingkah seolah-olah ia adalah seorang pencuri. Setelah memastikan bahwa Chu Jianqiu tidak memperhatikan situasi di dalam Menara Tertinggi Kekacauan, burung biru kecil itu segera terbang ke sisi Bejana Roh Yang Mulia dengan satu sayap, menendang tutup Bejana Roh Yang Mulia dengan sayap lainnya, dan memiringkan kepalanya untuk melihat ke dalam Bejana Roh Yang Mulia.
1037.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang tempat minum burung dispenser
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Bulu dada mereka berwarna merah gelap, seolah-olah hangus oleh api, dan gumpalan udara panas terus-menerus naik dari tenggorokan mereka; ini adalah Red-throated Cassowaries. Lima puluh burung telah dibesarkan di kandang unggas panas, dan bulu mereka bahkan digunakan oleh bengkel sebagai bahan tambahan untuk pemanasan dalam alkimia. Andrei memimpin ke lembah gunung yang lebih dalam, di mana napas berat yang samar terdengar dari dalam pagar di kejauhan, disertai dengan dingin di udara. Babi es disimpan di sana dalam penangkaran.
9.78.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 272 Beses bilang tempat minum burung dispenser
Read
+Library
Ketika Janda Ketemu Duda

Ketika Janda Ketemu Duda

Wanita itu kebingungan saat melihat dua orang wanita dan satu pria berdiri di teras rumahnya dengan satu dus water dispenser. “Selamat siang Bu Aruna, perkenalkan saya Lina dan ini teman saya Siska … kami dari outlet toko Elektronik diminta oleh bapak Adrian untuk menjelaskan cara kerja dari water dispenser ini.” Salah satu wanita yang memakai seragam toko elektronik ternama menjelaskan. “Gimana maksudnya?” Aruna bertanya bingung. “Jadi, Bapak Adrian membeli satu unit dispenser ini dan meminta kami mengantarkannya ke sini sekaligus memasangkan dan memberitahu ibu Aruna cara kerjanya.”
10430.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 11.6K Beses bilang tempat minum burung dispenser
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Pria purba itu sama sekali tidak bisa mencerna bagaimana manusia modern bertahan hidup dengan bergantung pada kotak-kotak mati bersuara bising. Tepat di sudut ruangan lobi, pandangannya terkunci pada sebuah mesin dispenser air minum otomatis yang mengeluarkan bunyi dengungan getaran. Berdiri dari kursinya perlahan, Arya melangkah mendekati benda berbentuk balok tinggi tersebut. Dia memperhatikan sekumpulan gelembung udara naik ke permukaan di dalam tabung air bening di bagian atasnya.
10.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 203 Beses bilang tempat minum burung dispenser
Read
+Library
Nona CEO Looking for Love

Nona CEO Looking for Love

Dia memang ingin menarik anak muda atau pun, bisa juga yang gila mencari tempat estetik, untuk melirik tempat ini. “Kalau begitu, rombak ulang yang sebelah sini.” Jari lentik Isyana menunjuk ke arah tembok kosong yang akan ada sofa sebagai ruang tunggu. “Letakan juga display minuman di sini. Agar mereka bisa ngemil dan minum.” Andi tentu saja mencatat apa yang menjadi keinginan Isyana. Memang banyak sekali pekerjaan yang harus dibenahi. Tapi paling tidak, pekerjaan ini menyenangkan untuknya.
105.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 151 Beses bilang tempat minum burung dispenser
Read
+Library
Selangkah Berjejak

Selangkah Berjejak

Ia memberikan cairan formula pada mulut burung itu. Menunggu sejenak untuk hasilnya. Sepuluh detik berlalu, tidak ada tanda-tanda burung itu akan pulih. Dua puluh detik berikutnya masih sama. Tiga puluh menit, hingga satu menit berlalu. Setelah hitungan stopwatch menyentuh angka enam puluh satu. Burung itu mengepakkan sayapnya.
103.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 87 Beses bilang tempat minum burung dispenser
Read
+Library
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

“Nanti malam, kamu cari cara untuk menukar stok minuman itu menjadi anggur di Kamar Dagang Bardi.” Dessy merasa syok. “Kamar Dagang Bardi berada di area kekuasaan Puzo. Lagi pula, stok minuman keras itu banyak sekali, bagaimana kita bisa menukarnya?” Ariel pun tersenyum. “Bukannya distributor minuman keras berkualitas rendah itu juga adalah distributor minuman keras yang dimonopoli Puzo, yang mana juga dijual kepada Klub Doras? Dia bisa menjualnya juga pasti karena mendapat persetujuan dari Puzo, ‘kan?”
9.33.8M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 82.5K Beses bilang tempat minum burung dispenser
Ipakita ang mga Review (857)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Basahin ang Lahat ng Review
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Salah satu pengawal meletakkan lengannya di belakang pinggang, sementara yang lain memegang payung untuk menaungi Gerald. "Kami membuatkan minuman sarang burung untuk Anda, Tuan! Silakan dicoba," kata Yukie sambil menyerahkan termos yang dibawanya. “Kalian tidak perlu repot-repot. Terima kasih!" kata Gerald tersenyum sambil menurunkan tehnya dan mengambil termos.
924.9M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 598.1K Beses bilang tempat minum burung dispenser
Ipakita ang mga Review (23624)
Read
+Library
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Achik Achik
cerita saya suka sangat bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus dan bagus saya suka cerita ini
Basahin ang Lahat ng Review
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Langsung ikut membantu dengan mempersiapkan segala makanan dan minuman untuk para tamu yang datang, dua dus air mineral dan cemilan dia bawa ke rumah, dibantu dengan Mang Darman yang katanya masih ingin libur berdagang dan diam di warung sambil merokok kretek kesukaanya. “Mang, coba bantu angkut minuman-minuman ini! Masa banyak tamu gak di suguhin apa-apa,” Kata Ibu sambil menunjuk beberapa dus air mineral dari warung. Mang Darman yang sedang asik merokok hanya mengangguk ke arah Ibu, dia dengan sigap mengambil dua dus itu dan langsung membawanya ke rumah.
9.8683.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 19.8K Beses bilang tempat minum burung dispenser
Ipakita ang mga Review (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status