Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bunuh Aku, Sayang!

Bunuh Aku, Sayang!

“Kau pikir sudah pantas mengalahkan aku? Hah?” Detik berikutnya, Hayden mengeluarkan sebilah pisau dari sarungnya yang dia sembunyikan di belakang punggung. Hayden mengangkat tinggi Jagdkommando, pisau dengan tiga sisi pisau yang berbentuk putaran. Pisau paling berbahaya di dunia itu dapat mengoyak korbannya dengan sempurna.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 245 Times as tempat pisau dari kayu
Read
+Library
SATE DAGING AYAH

SATE DAGING AYAH

Di bawah meja tersebut ada beberapa embar yang belum terlihat apa isinya. Lagi-lagi mata Lukman terbelalak ketika melihat senjata tajam berjejer rapih pada rak kayu yang ditempelkan pada tembok. Arit yang terlihat tajam, dan beberapa pisau berbagai ukuran terlihat mengkilap tertimpa sinar lampu yang bergantung di atas meja. "Bantu aku mengangkat daging besar ini. Kita harus segera mengesekusinya sebelum pagi datang. Kamu tidak mau kan jaket kesayanganmu dicabut paksa dari campusmu?"
104.7K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as tempat pisau dari kayu
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Aku melihat sekeliling, siapa tahu ada yang lupa aku rapikan. Mataku tiba-tiba menatap rak pisau. Ada tiga buah pisau disana. Satu untuk memotong bumbu dapur, satu untuk memotong buah, dan satunya lagi bisa untuk memotong apa pun. Aku menelan ludah, tiba-tiba teringat kejadian kemarin. Dinginnya leherku yang ditempel pisau, hingga darah yang mulai mengucur. Aku mengambil segelas air minum dari dispenser, meneguknya hingga habis. Bagaimana mungkin aku bisa mengalami hal mengerikan seperti kemarin?
101.8K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as tempat pisau dari kayu
Read
+Library
Dewa Pedang Tanah Pasundan

Dewa Pedang Tanah Pasundan

Dia mengenakan baju warna hitam, di pinggangnya terselip sebatang kapak besar yang terbuat dari baja. "Mati hidup itu sudah menjadi suratan takdir. Buat apa terlalu dikhawatirkan?" Pendekar Seribu Pedang berkata dengan tenang. Bahkan ia masih sempat menyantap singkong rebus lagi. Setelah habis dilahap, ia segera melanjutkan. "Masalah di antara kita sudah lewat belasan tahun yang lalu. Mengapa kalian tidak mau melupakannya?"
104.0K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as tempat pisau dari kayu
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status