Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Tunanganku adalah ilmuwan otak terkemuka di dalam negeri. Kekasih masa kecilnya, Yuki, didiagnosis kanker dan hanya bisa hidup selama sebulan. Demi menemaninya melewati hari-hari terakhirnya, Oscar memaksaku meminum obat penghapus ingatan yang baru dikembangkan agar aku melupakannya selama sebulan. Dalam sebulan itu, dia menikahi Yuki, berbulan madu, dan berjanji untuk bertemu kembali di kehidupan berikutnya di tengah lautan bunga. Sebulan kemudian, Oscar menangis darah, berlutut di tengah hujan. Dengan suara serak, dia bertanya kepadaku. "Obat itu seharusnya hanya bekerja selama sebulan. Kenapa kamu melupakanku seumur hidup?"
Cerita Pendek · Romansa
10.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
DENDAM GADIS PEWARIS

DENDAM GADIS PEWARIS

"Kapan? Kapan mereka meninggal? Kenapa makam ini tampak sudah lama?" Suaranya sangat rendah, apalagi dengan paduan serak dari deru nafasnya yang tidak beraturan. Pelayan Sisca menghela nafas. "Satu bulan yang lalu, Nona." Amertha terjebak dalam dunia baru milik orang tuanya yang sudah disembunyikan sejak lama, lantas harus menyingkap kematian orang tua yang direncanakan. Namun, dia juga harus terlibat dengan pernikahan bersama salah satu rekan kerjanya untuk mengikuti permainan dunia bisnis yang sangat awam baginya.
Urban
101.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Jerat Tuan Pebinor

Jerat Tuan Pebinor

Banyak adegan 21+. Dan novel ini membahas perselingkuhan rumah tangga. Tolong bijak dalam berkomentar, ya ....***"Tubuhmu sangat indah, Nara. Aku ingin kau mengerang di bawahku," ucap Pak Arsen, laki-laki yang menjadi bosku. "Jaga ucapan Anda, Pak. Di mana sopan santun Anda terhadap istri orang?" Kupaksa suara itu keluar dari tenggorokan yang tercekat sejak tadi. Tubuhku mundur menghindari laki-laki yang belakangan ini membuatku ingin gila. Dia berjalan pelan, menggiring kakiku ke belakang. Pinggulku beradu dengan sudut meja kerjanya yang membuatku terjebak dalam kungkungannya. Pak Arsen meletakkan kedua tangan di atas meja untuk mengunciku. Tubuhku membeku membalas tatapannya. "Nara, aku bisa memuaskanmu di ranjang," bisiknya sangat dekat. Hangat napasnya merongrong telingaku dan membekukan kedua kaki, kala Pak Arsen menyatukan bibir kami.***Follow author di ig @butiran_debugn dan fb ame mey, untuk mengikuti novel lainnya. Terima kasih.
Romansa
9.9573.1K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (127)
Baca
Tambahkan
jopine
awalnya aku tak minat baca ini sebab kebodohan nara mencintai suami selingkuh tapi semakin di baca semakin seru. menegangkan setiap bab. nara dapat suami baik lagi sayang setelah membuang sampah. author mengajarkan aku akan banyak hal baca ini oke ditunggu beb berikut. lanjutkan thor
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Cinta Untuk Rumah Terakhir

Cinta Untuk Rumah Terakhir

The Secret
Aris bergegas mengemasi pakaiannya, berderai keringat, nafasnya memburu tak karuan. Sementara di luar jeritan orang tertindas dan lolongan kebencian massa saling bersautan. Toko-toko dan kendaraan dibakar. Langit sedang dipenuhi asap hitam dan tangisan kaum perempuan. Di sisi lain, Asha dengan langkah yang gontai, berusaha mencari kekasihnya. Betapapun kacaunya keadaan di jalanan. Setibanya di tempat tinggal Aris, dia mendapati bahwa pintunya tergembok. Ada sedikit angin yang melegakan tenggorokan, setidaknya Aris masih ada di bumi tentu karena dia masih sempat mengunci pintu. Asha memutuskan kembali ke tempat persembunyian, alih-alih Aris sudah pergi kesana. Sayangnya segerombolan massa telah menghadang. Siap dengan segala aksinya. Asha kelimpungan, gemetar seluruh badan. Suaranya tercekat, sementara air mata terus meluncur bebas tanpa henti. kakinya seperti mati. Dalam batinnya dia menggaung pasrah, di pikirannya dia mengenang nama Aris.
Romansa
1.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
ARINDA

ARINDA

CucokStory
"Kamu tak berpikir jika aku akan membantumu secara percuma bukan?" Seketika raut wajah Arinda terlihat menegang, dia kembali mendongak menatap wajah Zayn. Arinda menelan ludah, seketika harapan yang sempat tergambar jelas di wajahnya hilang berganti dengan raut wajah pucat pasi. Apa? Apa yang Zayn inginkan sebenarnya? Sedangkan itu, Zayn tersenyum dalam hati melihat itu. Ah, ini sepertinya akan menyenangkan. Bahkan dia belum mengatakannya dan gadis itu sudah terlihat ketakutan. "Apa? Apa yang kamu inginkan dariku? Aku bahkan sudah tidak memiliki apa-apa lagi?" tanya Arinda serak, terdengar malang. Zayn mengangguk-angguk percaya. Dia kemudian menatap dalam bola mata Arinda yang basah. Tatapan yang seolah mengunci Arinda. "Tubuhmu, kamu masih memilikinya bukan?" bisik Zayn di depan wajah Arinda. Kemudian dia tarik wajahnya menjauh, melihat bagaimana reaksi gadis itu dan betapa puasnya dia saat mendapati wajah cantik itu kini memerah.
Romansa
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Buah Cinta Pengkhianatan Suamiku

Buah Cinta Pengkhianatan Suamiku

"Bu Kate, kamu sudah enam kali menjalani program bayi tabung supaya bisa hamil. Kamu benar-benar ingin menyerah? Apa Pak Stuart juga setuju untuk menggugurkan anak ini?""Aku yakin, dia akan setuju." Suara Kate serak setelah semalaman tidak tidur. Namun, pikirannya tidak pernah sejernih ini. "Operasi sudah kami jadwalkan seminggu lagi." Seminggu lagi adalah hari ulang tahun pernikahannya dengan Stuart. Bagus juga. Kalau harus diakhiri, biarlah berakhir dari tempat semuanya dimulai. Setelah memesan tiket pesawat untuk pergi jauh, tangan Kate perlahan menyentuh perutnya. Di dalam sana tumbuh satu kehidupan kecil yang belum terbentuk sempurna. Lima tahun terakhir, dia menantikan kehadiran anak ini dengan penuh harap. Siapa sangka, di hari ketika harapannya akhirnya terwujud, justru dia memilih untuk melepaskan.
Baca
Tambahkan
LALI

LALI

Senja Maharani
“Lupakan aku, sih.” “Maaf, aku tidak bisa menjaga hatiku hanya buat kamu,” Suaranya serak menahan tangis meski sebenarnya ia tidak ingin mengakhiri hubungan yang selama ini ia jaga. “Jadi setelah dua tahun aku menunggu Kang Harun kembali, ini balasan yang Kang Harun berikan?" Asih menangis tersedu. Ia sungguh tidak menyangka bahwa usahanya menjemput Harun setiap hari di stasiun selama ini akan sia-sia semata. Harun hanya menunduk menyembunyikan kebohongan yang ia berikan untuk Asih. Ia tidak bisa melihat perempuan yang ia sayangi terluka. Ingin sekali ia memaki dirinya sendiri karena tidak bisa membahagiakan orang terkasih. “Menikahlah dengan pilihan Emak,” Harun segera bangkit dan meninggalkan Asih. Hatinya semakin terluka menyadari keadaan yang tidak berpihak padanya. Lalu, apakah Asih akan menerima permintaan Harun begitu saja?
Romansa
105.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Terjerat Pesona Vampir Tampan

Terjerat Pesona Vampir Tampan

"Shada... apa kau menikmatinya?" tanya sebuah suara yang terdengar serak dan begitu sensual di telinga wanita yang kini berada dalam kungkungannya. Wanita bernama Shada itu menggeliat dengan mata masih tertutup. Ia merasakan sentuhan lembut di pipinya, kemudian mulai turun ke bawah. Bibirnya menerima sapuan hangat dan lembut, membiarkannya terus masuk ke dalam dan membelai setiap ruang di mulutnya. Pria bermata merah dengan kobaran api gairah itu tak tinggal diam. Ia terus melumat bibir Shada, tak membiarkan ada jarak di antara mereka. Shada sungguh tak ingin terbangun dari mimpi indah ini. Ia tak tahu kapan lebih tepatnya, ada pria tampan yang tak ia kenali datang ke dalam tidurnya dan memberikan kasih sayang yang tak pernah Shada dapatkan sebelumnya. Tiap malam Shada didatangi oleh vampir yang sangat tampan di saat ia sudah memiliki tunangan. Namun keindahannya sangat mengusik Shada, ia tak bisa mengabaikan pesona darinya. Lantas, siapa yang akan dipilih Shada?
Romansa
106.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ternyata Kau Injak Dua Perahu

Ternyata Kau Injak Dua Perahu

Pada tahun kelima pernikahan, Julia Trevon merasa vitamin C yang dibeli suaminya terlalu pahit. Jadi, dia membawa botol obat itu ke rumah sakit. Dokter memeriksanya, lalu mengatakan bahwa isi botol itu bukanlah vitamin C. "Dokter, bisakah kamu mengulanginya sekali lagi?" tanya Julia. "Berapa kali pun aku mengulanginya, hasilnya akan sama." Dokter menunjuk botol obat itu sambil berkata, "Ini isinya mifepristone. Kalau diminum terlalu banyak, bukan hanya bisa menyebabkan kemandulan, tapi juga akan merusak tubuhmu." Tenggorokan Julia seakan tercekat sesuatu. Tangannya yang mencengkeram botol obat itu menjadi pucat. "Nggak mungkin. Ini adalah obat yang disiapkan suamiku untukku. Namanya Victor Camden. Dia juga dokter di rumah sakit ini," ujar Julia. Dokter itu mengangkat kepala, menatap Julia dengan tatapan yang aneh, seakan ada makna yang sulit dijelaskan di sana. Akhirnya, dokter itu tersenyum. "Nona, sebaiknya kamu memeriksakan diri ke psikiater. Kami semua sudah mengenal istri Dokter Victor. Dua bulan yang lalu, dia baru saja melahirkan seorang anak. Jangan berkhayal seperti ini, kamu nggak punya harapan."
Cerita Pendek · Romansa
37.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

"Dia siapa, Ma?" Entah kenapa aku gugup sendiri saat tanya itu mencuat. Aku belum berani melihat jelas wajahnya. Sampai Bu Tya memperkenalkanku padanya. "Ning, kenalkan ini anak sulung saya, Zen Maulana. Zen, ini Ning yang mau bantu mama bersih-bersih rumah. Dia juga mau kerja di kantin kampus." Aku yang baru saja menginjakkan kaki di anak tangga terakhir terlonjak kaget. Nama itu, tidak asing bagiku. Apa hanya sebuah kebetulan nama lengkapnya sama. Aku memberanikan diri melihat wajah anak sulung Bu Tya. Seketika kotak yang kupegang jatuh membuat isinya berhamburan. Rasa-rasanya kepalaku bagai dihantam palu. Aku tidak menyangka akan bertemu laki-laki masa lalu di rumah besar ini. Nasib yang menurutku baik bertemu Bu Tya ternyata disertai kejutan besar bertemu orang yang membuatku tidak tenang di tiga tahun terakhir hidupku. "Zen? Dia benar-benar Zen yang sama, Zen Maulana." Tanganku mendadak tremor. Bulir keringat sebesar biji jagung bermunculan. Bahkan tenggorokan terasa tercekat. Aku dilanda ketakutan seperti seorang penjahat yang menanti eksekusi hukuman. Pandangan mulai mengabur dan gelap. Lutut lemas seolah tak bertulang, aku terhuyung. Sebelum kesadaranku hilang, sayup-sayup telingaku menangkap suara. Nama panggilan yang biasa Zen sebut untukku. "Han!" Simak ceritanya, yuk.
Romansa
1023.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status