KEMBALINYA SANG RATU
“Bagaimana mereka bisa bertahan melawan Belanda yang memiliki senjata modern?”
Ngkorodo tersenyum kecil. “Oputa yi Koo tidak hanya memiliki manusia sebagai pasukannya. Alam adalah sahabatnya. Bahkan anoa, hewan khas di sini, menjadi teman bermainnya di hutan. Ini adalah bentuk kepemimpinan tradisional yang sangat mendalam, yang menghubungkan manusia dengan alam. Itulah kunci dari strategi perangnya, perang gerilya yang membuat Belanda stress karena sultan keluar masuk hutan yang begitu sulit medannya, hutan tropis yang sulit. Sultan adalah guru perang gerilya, ahli strategi, dan juga ahli tasauw, yang bukan hanya Konsep, tetapi ia adalah ilmu tasauw yang hidup”