Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Beyond the Light

Beyond the Light

Namun, terlalu panjang untuk diceritakan. Klaus memandang buku itu cukup lama. Buku itu memiliki sampul hitam. Benar-benar sulit jika harus dicari di kegelapan. Klaus mulai membalikkan sampul buku itu. Dengan bantuan cahaya dari tangannya, ia membaca isi dari halaman pertama. Be The Light. Tulisan itu memenuhi halaman pertama. Sepertinya, itu judul buku yang ditetapkan oleh sang penulis.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai tensura volume 19 light
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Cahaya kecilnya memantul di dinding, menari lembut bersama bayangan daun di luar jendela ia menatapnya lama, lalu mengambil buku hariannya dan menulis satu halaman terakhir, “Kami sudah melewati hujan, badai, dan malam yang panjang. Tapi dari semua itu, aku belajar satu hal, pelita yang paling kuat bukan yang paling terang, melainkan yang tetap menyala bahkan ketika angin mencoba memadamkannya. Dion aku janji, pelita ini akan terus ada. Untukku, untuk Dinda, dan untuk siapa pun yang percaya bahwa kejujuran masih punya tempat di dunia.”
819 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tensura volume 19 light
Baca
+Pustaka
Black Light

Black Light

Lanjut Rue, dia mencekik Dert. Dert meronta mencoba melepaskan dirinya dari cekikan Rue, namun usahanya sia-sia. Cengkeraman Rue sangat kuat. Perlahan tubuh Rue menghitam, gelap, semakin gelap seperti sebuah siluet. Dia mencekik Dert dengan kuat. "...K..ka..kau...." Dert mencoba melepaskan dirinya dari mahluk seperti bayangan yang berada diatas tubuhnya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai tensura volume 19 light
Baca
+Pustaka
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

"Tama! Cepat matikan!" Sambil menangis, dia meraih Tama, tapi begitu jarinya menyentuh lengan bajunya, gelang berlian di pergelangan tangannya tiba-tiba tersengat arus listrik yang sangat kuat. Suara dengungan terdengar, Sania roboh ke tanah seperti tulangnya ditarik. Seluruh tubuhnya kejang dan rambutnya berdiri semua. Dua orang satpam segera mendekat dan memborgol lengannya ke belakang.
27.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai tensura volume 19 light
Baca
+Pustaka
City Light

City Light

balas Evin seraya tersenyum canggung. "Senang bertemu lagi denganmu," balas pria di sampingku. Entah mendapat sinyal dari mana, tiba-tiba aku merasa tertarik untuk memperhatikan pakaian yang dipakai oleh pria yang bernama Lucas Chen ini. Setelan jas warna champagne dan kemeja navy, lalu tatapanku merambat ke area dadanya dan... ada bros emas tersemat di sana! Bros itu berbentuk logo RenZ!
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai tensura volume 19 light
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Dalam hati para pekerja Tama berdecak kagum akan keberanian Nandini melawan Tama, mereka adalah pasangan yang saling melengkapi dan cocok. "Kau tahu mantan tunanganku, Luara Xeniata? Dia sangat cantik, tubuhnya langsing dan tubuhnya itu sangat menggoda. Tidak seperti tubuhmu yang rata." Perlu diketahui jika wanita paling sensitif jika membawa masalah tubuh dan Tama sukses membuat Nandini ikut merasa jengkel. Bahkan Nandini sampai menunduk ke bawah untuk melihat bagian tubuhnya yang dibalut piyama ungu, tubuhnya juga langsing, namun kalau urusan ukuran dada dan bokong jelas ia kalah dengan Laura. Tapi jangan kira bahwa ukuran milik Nandini kecil bahkan rata, ukurannya pas, tidak kecil maupun
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai tensura volume 19 light
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

"Hah, beneran nggak sih? Kalau iya, perasaan kaya lambat? Eh tapi, sesak dikit—artinya lumayan cepat 'kan?" Arsen bingung sendiri—efek jarang melatih kecepatan—olahraga pun jarang—membuatnya semakin ragu, kemudian mengingat lagi rekor pelari cepat—ehm 10,17 detik! Berarti, kecepatannya hampir mendekati 'kan? Sedangkan, di atas rata-rata kisaran angka di bawahnya 9,10 detik mungkin? Kecepatan suara kisaran 4,6 detik!
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai tensura volume 19 light
Baca
+Pustaka
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

Sebuah cahaya berwarna biru menyala di tangan kanannya. "Vivi aku butuh bantuanmu," gumam Raya lalu dari dalam dada Ray keluar sebuah cahaya yang cukup terang sebesar bola pingpong. Cahaya itu seperti ada bintik-bintik hitam ditengahnya dan seperti kilatan-kilatan listrik, tapi apa itu. "Kamu bisa bantu aku?" tanya Ray dengan suara yang pelan hampir tak dapat aku dengar.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 600 kali sebagai tensura volume 19 light
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Baca Semua Ulasan
Cahaya Biru

Cahaya Biru

ujar Paman Rudi dengan suara yang menenangkan. Cahaya lampu lorong rumah sakit itu terasa begitu menyilaukan bagi ku, seolah mencerminkan kecemasan yang melanda hatiku. Tangisan ku pecah, suara isakan terdengar begitu pilu di lorong yang sunyi. Paman Rudi, dengan ekspresi penuh kekhawatiran, mengusap punggung ku perlahan, mencoba memberikan sedikit kenyamanan di tengah ketakutan yang melanda.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai tensura volume 19 light
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status