Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Aeza
"Diameternya masih tidak terlalu besar, tapi dari letaknya bisa saja mengganggu fungsi kelenjar pineal-mu. Aku belum bisa mengambil tindakan lebih lanjut, kamu masih perlu melakukan biopsy untuk memastikan jenis tumor dan stadiumnya. Bagaimana? Mau segera aku buatkan jadwalnya?”usul Dokter Acha. Aku terdiam sebentar, mencoba memberanikan diri untuk mengungkapkan keinginanku, aku sedikit gugup, takut dia akan menolaknya. Saya ingin jalan-jalan dulu, Dok. Saya tidak menolak saran Dokter untuk melakukan biopsi, saya hanya ingin menundanya sedikit. Saya ingin pergi ke beberapa tempat sebelum saya melakukan pengobatan,”ungkapku. *** "Jadilah egois sesekali, Kana. Lakukan apa yang ingin kamu lakukan selagi itu memungkinkan. Aku akan selalu mendukungmu.” Kana memiliki orang-orang yang mendukungnya untuk sembuh, tetapi api semangat dalam diri Kana makin meredup. Pada batas akhir kemampuan Kana melawan penyakit dalam otaknya, Kana hanya berharap memiliki kesempatan bertemu dengan Desember ketiga puluhnya.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as terdiam
Read
+Library
Second Love

Second Love

Clara baru saja diusir dari kediamannya sendiri. Orang tuanya belum lama meninggal. Namun, bukannya mendapat topangan dari kerabatnya, mereka malah merampas semua harta yang ditinggalkan oleh kedua orang tua Clara. Clara berjalan tak tentu arah. Ia hanya diperbolehkan membawa pakaian-pakaiannya sendiri. Tanpa diberi uang sepeserpun. Ia tidur dimanapun dirasa tempat itu mampu menghalanginya dari turunnya hujan dan panas. Wajahnya yang cantik jelita mulai terlihat kotor akibat tak terawat. Siang itu, Clara beristirahat di bangku taman tempat anak-anak TK bermain. Berjalan cukup jauh membuat tubuhnya cukup lelah. Belum sempat memejamkan mata ia mendengar suara anak kecil yang memanggilnya 'mama'. "Mama? Mama ngapain disini? Kenapa mama gak pernah pulang? Papa bilang, mama pergi jauh sekali. Kenapa mama jahat sama Devan?" Ucap anak itu pada Clara. Clara hanya bisa terdiam cukup lama mendengar perkataan anak itu. Seingatnya ia belum pernah melakukan hubungan dengan siapapun. Tapi, kenapa anak ini memanggilnya mama?
109.9K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as terdiam
Read
+Library
Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan

Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan

Di hari pemulihanku dari depresi pascamelahirkan, Yanto yang sedang mengemudi mobil tiba-tiba berkata, "Aku sebenarnya punya keluarga lain di luar." Kalimat yang datang tanpa peringatan itu membuat kepalaku berdengung. Yanto menatap lurus ke depan, lalu melanjutkan dengan nada penuh keluhan, "Saat depresi pascamelahirkanmu kambuh selama bertahun-tahun ini, kamu selalu mau mati. Saat itu, aku juga hidup sengsara. Sekarang kamu sudah sembuh, aku juga harus meluangkan waktu untuk menebus istri dan anakku yang sebenarnya." Butuh waktu yang cukup lama, aku baru susah payah mengeluarkan suara gemetar dari tenggorokanku. "Kalau begitu ... aku dan anakku ini termasuk apa? Palsu?" Yanto tidak langsung menyangkal. Setelah terdiam lama, dia baru berkata dengan tegas, "Terserah kamu mau anggap ini bagaimana. Demi anak, kamu juga nggak akan tega pergi, 'kan?" Tubuhku langsung terasa seperti kehilangan semua kehangatan. Aku yang tadinya berpura-pura telah sembuh dari depresiku pun langsung kembali ke keadaan semula.
810 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as terdiam
Read
+Library
Ambisi Ibu Tiri

Ambisi Ibu Tiri

Saat pertama kali Ibu Tiri memasuki rumah kami, aku juga menerima uang bulanan yang dikirim ayahku di kampus. Tak disangka, pertemuan pertama kami berubah menjadi mimpi buruk. Di depan seluruh mahasiswa dan dosen, dia menarik rambutku dengan kasar dan memukulku tanpa ampun. "Dasar perempuan nggak tahu malu! Masih muda, mau saja jadi simpanan orang, bahkan berani menggoda pria beristri!" Aku terdiam tanpa bisa membela diri, sementara orang-orang di sekitar menatapku dengan penuh hina. Tidak ada satu pun yang membantuku. Aku dipukuli sampai harus dirawat di rumah sakit, barulah Ibu Tiri tahu siapa aku sebenarnya. Namun, dia tetap tidak peduli, malah berkata, "Aku adalah wanita yang paling dicintai ayahmu, dan mulai sekarang aku adalah ibumu. Ibu memukul anaknya itu hal yang wajar." Dia tidak tahu bahwa cinta sejati ayah sepanjang hidupnya hanyalah ibuku. Ayah menikah lagi hanya karena takut aku merasa kesepian setelah ibu meninggal, dan menggunakan alasan itu untuk mencari pengasuh bagiku.
8.5K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as terdiam
Read
+Library
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as terdiam
Read
+Library
Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Aku adalah cinta pertama Warren, tetapi dia justru jatuh cinta pada penggantiku. Menjelang hari pernikahan, aku menemukan ponselnya dipenuhi dengan foto gadis itu. Gadis itu punya 70 sampai 80% kemiripan denganku, tampak polos dan ceria. Aku tidak ragu, langsung menyerahkan ponsel itu kepadanya. "Pernikahan kita masih jadi?" Warren terdiam lama, lalu menghapus kontak wanita itu di depanku. "Thalia, aku akui pernah tergoda padanya, tapi itu hanya karena dia mirip kamu." Demi dia, aku melawan keluargaku selama tiga tahun. Sekarang, untuk menyerah pun aku tak sanggup. Maka upacara pernikahan tetap berlangsung seperti biasa. Saat dia menerimaku dari tangan ayahku, dia bahkan menangis tersedu-sedu. Namun, tepat saat pertukaran cincin, dia menerima sebuah undangan pernikahan. [ Selamat atas pernikahanmu. Semoga kita sama-sama bahagia dengan pernikahan kita. ] Warren langsung panik, melepaskan tanganku, dan berlari pergi. Aku berdiri di belakangnya, berkata dengan tenang, "Warren, kalau kamu berani pergi, hubungan kita berakhir." Dia ragu satu detik, tetapi tetap meninggalkanku di hadapan semua tamu.
690 viewsCompletedAdded to Library 24 Times as terdiam
Read
+Library
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

​Di Akademi Aethelgard, Upacara Manifestasi adalah momen penentu nasib di mana setiap remaja mendapatkan Job Class dan artefak suci. Raka, sang jenius taktis dengan rekam jejak fisik sempurna, diprediksi akan menyandang gelar legendaris seperti Dragon Knight. Namun, saat cahaya merah muda pucat muncul menggantikan pendar emas yang diharapkan, seluruh aula terdiam sebelum akhirnya meledak dalam tawa penghinaan. Alih-alih pedang pusaka, Raka justru mendapatkan sebuah botol susu plastik dengan Class pengasuh bayi peringkat F: Babysitter. ​Kehancuran reputasi Raka terjadi dalam sekejap; dari harapan bangsa menjadi bahan lelucon publik dengan skill konyol seperti "Ganti Popok Instan." Sementara dua sahabatnya, Elena dan Tama, melesat menjadi pahlawan Rank SS, Raka harus menelan pil pahit menghadapi kenyataan bahwa dunia sihir dan pedang seolah tidak memiliki tempat bagi seorang pengasuh. Namun, di balik nama kelas yang dianggap remeh, tersimpan anomali sistem yang tidak disadari siapapun. Botol susu di tangannya bukanlah sekadar alat bantu bayi, melainkan artefak dengan potensi pertumbuhan tanpa batas yang mampu menjinakkan entitas paling berbahaya sekalipun.
10630 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as terdiam
Read
+Library
Ketika Cinta Menemui Titik Jenuh, Hati Pun Berubah

Ketika Cinta Menemui Titik Jenuh, Hati Pun Berubah

"Semua orang tahu kamu ini cewek penjual nasi goreng di pasar malam, cinta pertama yang menemani Neo si gila itu melewati tiga tahun masa terpuruknya. Dia menganggapmu lebih penting daripada nyawanya." "Aku bisa saja membantumu pura-pura mati dan meninggalkannya, tapi risikonya terlalu besar. Aku dapat keuntungan apa?" Musuh bebuyutan Neo, Cedric, menyesap sedikit alkohol. Tatapannya ke arah Helen penuh ejekan. "Imbalannya adalah sesuatu yang selalu kamu inginkan, 30% saham Keluarga Winata atas namaku." Suara serak Helen terdengar tenang, seolah-olah sedang membicarakan diskon supermarket. "Syarat tambahannya, sebelum aku pergi, kamu atur satu operasi aborsi lagi untukku." Dua kalimat itu membuat lawannya langsung terdiam karena kaget. Tatapan mengejeknya seketika lenyap, hanya tersisa keterkejutan. "Kamu gila ya? Belakangan ini di samping Neo memang ada burung kecil baru, katanya mantan tunangannya. Keluarganya bangkrut, lalu dia beralih jadi wanita penghibur." "Tapi di lingkaran keluarga kaya, siapa yang nggak punya simpanan yang dimanja? Dia juga nggak bisa mengancam posisimu sebagai Nyonya Winata, kenapa kamu harus peduli?"
4.3K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as terdiam
Read
+Library
Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

Meski Cinta Telah Pudar, Bintang Tetap Bersinar

"Kontraknya akan berakhir dalam setengah bulan. Aku rencana mau cerai sama Leonard." Saat berkata begitu, Liana menonton video di tabletnya yang telah diputar ratusan kali. Dalam video itu, suaminya menatap kekasih masa kecilnya dan berkata dengan penuh perasaan, "Emily, aku masih belum bisa lupakan kamu. Kembali ke sisiku, ya?" Kemudian, Leonard Hadinata mencium bibir merah Emily. Sementara itu, Kai Hadinata, putra yang telah dikandung Liana selama sembilan bulan dan dilahirkannya dengan mempertaruhkan nyawanya, berseru lantang, "Papa, aku mau Bibi Emily jadi mamaku!" Tekad Liana untuk pergi pun menjadi makin kuat. Di ujung telepon, Melisa, ibunya Leonard terdiam sejenak. Kemudian, dia menasihati Liana untuk berpikir matang-matang. "Kamu harus pertimbangkan baik-baik. Kalau cerai, kamu bukan cuma harus tinggalkan pekerjaanmu saat ini. Karena ada kontrak itu, kamu bahkan nggak akan kebagian banyak harta." Liana menjawab tanpa ragu, "Emm. Berhubung akta nikah itu palsu, aku pasti akan pergi tanpa ambil sepeser pun. Jangan khawatir." Melisa mencoba membujuknya untuk tetap tinggal, "Kalau bersikeras mau cerai, kamu pasti nggak akan dapatkan hak asuh anak. Kamu rela untuk pisah sama anakmu?"
6.2K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as terdiam
Read
+Library
Marry You

Marry You

Selina Cho
"Dimana rumahmu, aku akan mengantarmu,” kata Aksa. Karina terdiam, “Seperti yang kamu lihat, aku kabur di hari pernikahanku. Aku tidak ingin menikah dengan pria yang bahkan belum aku kenal dan aku tidak mencintainya,” ucap Karina. “Jadi bagaimana bisa aku kembali kerumah,” lanjutnya sambil tertunduk lesu. Aksa tersenyum miris, “kita sama,” kata Aksa membuat Karina mendongakkan kepalanya kearah Aksa. “Aku juga kabur dari acara pertunanganku,” sahutnya sambil tersenyum. Karina terpaku melihat senyum Aksa padanya. Hening. Keduanya terdiam. Sampai Aksa memecah keheningan itu. “Kita harus mencari tempat menginap untuk malam ini.” Karina mengerjapkan kedua matanya pelan, perlahan ia menyilangkan kedua tangannya menutupi dadanya, ia menatap takut Aksa yang ada didepannya. Berawal dari pertemuan tidak terduga Karina dan Aksa, keduanya sama-sama tidak ingin di jodohkan dengan pasangan yang telah ditentukan kedua orang tuanya. Sampai akhirnya mereka menjadi dekat, namun disisi lain ternyata keluarga mereka adalah musuh dimasa lalu sampai saat ini hubungan mereka tidak terlalu baik. Mendapati kenyataan anak mereka bersama dalam pelarian. Kedua keluarga kembali bersitegang. Apakah ini adalah takdir yang menguntungkan bagi keduanya atau takdir yang salah untuk mereka??
5.4K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as terdiam
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status