OBSESI BARA
Sifatnya yang ceplas ceplos sebelas dua belas dengan Jay.
"Terserah gue lah," sinis Bara, "lagian gue bosen ngelajang mulu. Emang lo pada enggak mau nikah napa? Umur udah pada tua juga!"
"Eeehh si bos, kan kalo kita lagi ikhtiar dulu bos. Nyari yang lebih," seru Jay dengan tatapan menggoda.
"Heh! Jangkrik. Lo ajak kali, gue mah kagak. Sory-sory ya! Lo nyari yang lebih maka gue nyari yang jauh lebih !"