Cinta yang Terkubur
Merry yang melihat adiknya begitu emosional hanya bisa merasa tidak berdaya.
"Maaf, Kak Frida, aku terlalu bersemangat." Marsel melepaskan pelukannya dengan sungkan, lalu menundukkan kepalanya karena malu.
Di tempat yang tidak terlihat oleh siapa pun, sangat bertolak belakang dengan ekspresi malunya, kedua matanya memancarkan tatapan yang sangat posesif dan agresif, seolah-olah ingin melahap Frida bulat-bulat.