KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA
Bunga
"Kamu pura-pura, kan? Supaya aku urung pergi? Aku tahu, siasatmu. Kamu itu licik. Apa pun yang ingin kamu miliki, kamu berusaha mendapatkan, meskipun dengan cara haram. Seperti caramu untuk menjeratku. Kamu sengaja menawarkan dirimu, dan diam-diam kamu merekamnya. Sehingga karena rekaman itu, aku dan Luna menjadi tidak berdaya seperti ini. Kamu sudah merencanakan semuanya, untuk merusak rumah tanggaku. Kamu itu perempuan paling licik yang pernah kutemui."
"Licik, kamu bilang? Bukankah kamu juga menikmatinya?"
Aku menjawab perkataannya sambil menangis. Masih ku pegang dengan erat, lengan kanannya.
"Bukan licik bagaimana, namanya? Kamu punya rekamannya, itu artinya kamu sudah merencanaka