EUFORIA
Mungkin ada kepastian yang terpancar dari bola mata Carissa.
Oleh karena itu, aku pun mengangguk pelan menyetujui kata-katanya.
“Baguslah.” Dia pun melepaskan daguku dan mulai menarik napas dalam.
“Pertama, lihatlah buku ini, Adrian.”
Kini, mataku menatap buku di tangan Carissa. Mulai dari sampul, nama pena yang tertera, hingga judulnya.
“Lelaki dan Kehidupannya. Ini adalah buku yang kamu tulis sendiri, Adrian. Sekarang, coba buka halaman pertama.”
인기 회차