Ada satu kutipan dari novel 'The Old Man and the Sea' yang selalu membuatku merinding: 'Laut adalah tempat di mana manusia bisa menemukan dirinya sendiri, sekaligus kehilangannya.' Kalimat ini sederhana tapi menusuk. Aku sering duduk di tepi pantai sambil memikirkan bagaimana laut bisa menjadi metafora kehidupan—kadang tenang, kadang brutal, tapi selalu misterius.
Dulu waktu masih kuliah, aku pernah naik kapal kecil di tengah badai. Saat ombak menghempas, justru di situlah aku merasa paling hidup. Laut mengajarkanku untuk tidak takut pada ketidakpastian, karena di balik gelombang yang menakutkan, ada keindahan yang menunggu untuk ditemukan. Mungkin itu sebabnya para pelaut bilang, 'Kau tidak bisa melawan laut, tapi kau bisa belajar menari dengan ombaknya.'