Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Sadar kalau mungkin ini pertemuan kami yang terakhir aku meminta Mas Azzam untuk mengunjungi Hana. "Yakin kamu mau ketemu dia?" Mas Azzam bertanya lagi saat kami sedang berjalan menuju ruang rawat Hana. "Iya Mas. Untuk terakhir kali. Setelah itu terserah dia mau gimana. Lagian apa yang perlu aku harapkan. Jamal udah pergi." "Lah iya. Lagian salah siapa itu?" sinis Mas Azzam. "Iya Nada tahu. Ini salah Nada."
9.9124.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai the last question asimov
Baca
+Pustaka
Permohonan Terakhir

Permohonan Terakhir

Inilah akhir hidupku. Aku masih sempat berdoa. Berdoa agar dia membebaskanku dan menarikku keluar, berdoa agar aku masih memiliki kesempatan untuk hidup. Namun, tidak ada yang terjadi kepadaku. Aku meronta dengan panik, menggunakan tanganku untuk mati-matian mendorong penutup di atas kepalaku. Namun sebagai balasannya, hanya ada ejekan tanpa ampun yang terdengar darinya.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai the last question asimov
Baca
+Pustaka
The Last Queen

The Last Queen

teriak Utari. Utari mengingatkan Damar kembali atas kejadian dimana mereka hendak kabur dari penjara. Saat itu Damar mengatakan pada Utari untuk menunggunya di luar gerbang perbatasan, sementara ia ingin menuntaskan misi terakhirnya. Utari tak dapat mempercayainya begitu saja, ia ingin memastikan sendiri bahwa Damar memang benar-benar menuntaskan misinya. Namun yang Utari lihat malam itu sangat berbeda dengan apa yang ia fikirkan, ternyata misi terakhir Damar bukanlah menghabisi ratu melainkan bercinta untuk terakhir kalinya dengan ratu. Malam itu Utari sangat hancur karena untuk kesekian kalinya ia merasa dikhianati oleh Damar.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai the last question asimov
Baca
+Pustaka
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Delia semakin penasaran dan saat Delia menekan mode bioskop Delia kaget dengan lampu yang tiba-tiba redup yang hanya di terangi denga mode lampu ruangan yang samar di setiap sudut ruangan. Sofa yang awalnya biasa kini bergerak menyesuaikan tempat duduk seperti yang ada di bangku pesawat. Bagian belakang sedikit turun dan di bagian kaki naik sedikit. "Su-sungguh sangat menakjubkan dan seumur hidupku baru kali ini aku mengalami situasi yang sangat hebat dalam hidupku. Aku sangat beruntung dan aku sangat bersyukur telah bekerja sebagai sekertaris dari CEO perusahaan terhebat di dunia."
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai the last question asimov
Baca
+Pustaka
Novel Baru Update
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status