Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Keturunan Terakhir Elite Global

Keturunan Terakhir Elite Global

Teriakan wanita terakhir terhenti akibat letusan senjata api. Seorang pria berdiri. Dia adalah pemain biola yang juga berperan sebagai pelaku pembantaian itu. Ujung biolanya berasap. Melihat tugasnya sudah selesai, ia pun berjalan santai melangkahi mayat para korbannya. Namun, langkahnya terhenti. Tangan seorang pria tua memegang pergelangan kaki kirinya. “Sudahlah, Tuan Hazerstein,” kata pemain biola, “semuanya sudah berakhir.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as the last gun
Read
+Library
Terperangkap dalam Dunia Elang

Terperangkap dalam Dunia Elang

Pistol yang hanya dimiliki oleh satu pemilik. Elang Ganendra. Kini, pistol itu ada di tangan Salira. Tagannya sempat gemetar saat menyentuhnya tadi pagi. Tapi sekarang... jari-jarinya membeku seperti besi. Ia tau apa yang harus dilakukan. Di ponselnya, pesan terakhir masih terbuka. Temui aku di belakang warung tua sebelah SPBU Jalan Sumur Batu. Jam 11 malam ini. Sendiri. — AW.
789 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as the last gun
Read
+Library
Kebangkitan Naga Terakhir

Kebangkitan Naga Terakhir

"Apa kau punya kata-kata terakhir? Tampaknya aku tidak akan memaafkanmu." Drake balik menegakkan badan. Seringainya pun terbentuk lebih lebar. "Kau pasti sudah berada di ambang kematian hingga berhalusinasi sampai sejauh itu," ejeknya. "Kalau begitu, mari kita lihat sampai di mana kau akan bertahan."
84.1K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as the last gun
Read
+Library
Malam Terakhir Dengan Suamiku

Malam Terakhir Dengan Suamiku

teriaknya. Tanpa Alya sadari, sesosok pria yang di selimuti kemarahan tengah menatap kehadirannya. Pria itu menyembunyikan pisau di belakang punggungnya, dan menatap Alya yang masih memperhatikan mobil Rama yang sudah menjauh. Bersambung.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as the last gun
Read
+Library
Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Saat berpapasan dengan Ruslan yang tetap diam di sana untuk menghibur, aku tertawa sinis. Setelah keluar, aku menuju ke rumah sakit untuk melihat keadaan Jennie. Begitu keluar dari lift, aku melihat sosok Jennie melintas. Wajah liciknya membuatku waspada, jadi aku segera mengikutinya. Jennie menarik seorang wanita di tangga darurat dan berbisik, "Bu, aku sudah keguguran, tapi keluarga Maura mungkin nggak bisa mengeluarkan uang sebanyak itu. Kita harus apa?"
10.0K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as the last gun
Read
+Library
Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

"AAARRGHHH! PANAS! TOLONG!" Dua pembunuh itu seketika berubah menjadi obor hidup. Mereka menjerit kepanasan, menjatuhkan senjata dan berguling-guling di lantai sambil mengumpat tak karuan. Kini tersisa satu pembunuh bayaran dan Mr. Liem yang meringkuk gemetar memeluk lututnya di sudut ruangan. Sang pembunuh terakhir membuang pistolnya yang kehabisan peluru. Dengan raungan marah bak binatang buas, ia mencabut pisau berburu militer beringsut mendekati Jordan.
1042.6K viewsCompletedAdded to Library 851 Times as the last gun
Read
+Library
KEBANGKITAN SANG PEWARIS

KEBANGKITAN SANG PEWARIS

Dengan lincah Eden menggeser tubuhnya menghindari peluru yang arahnya dapat tertangkap jelas di matanya. “Jangan bermain-main denganku, bung! Aku sedang tak berminat untuk membunuh orang malam ini. Cepat katakan dimana gedung tua tempat kalian menyekap sahabatku?!” bentak Eden yang telah sampai pada puncak kesabarannya. “Mati saja kau!” pria itu kembali melepaskan peluru yang ternyata adalah peluru terakhirnya.
9.937.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as the last gun
Read
+Library
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

. . . "Apa anda punya pesan terakhir Tuan Mu?" Pembunuh bayaran yang menyamar sebagai pelayan itu menodongkan pistol ke arah Mu Shenan. “Pesan terakhir…” Mu Shenan bergumam dan memikirkan sesuatu. “Aku belum punya.” Sahutnya sembari melirik pembunuh bayaran itu dengan malas.
9.8191.9K viewsOngoingAdded to Library 4.6K Times as the last gun
Read
+Library
Terjerat Hasrat Nyonya Muda

Terjerat Hasrat Nyonya Muda

Zavier mengangguk perlahan, suaranya berat, “Baik, Ayah …” Tangannya terangkat, pelatuk pistol ditarik ke belakang. Eliza terisak, tangannya menangkup ke depan, seakan berdoa. Air matanya jatuh membasahi pipi. Ujung pistol kini tepat diarahkan ke keningnya. “Ucapkan sesuatu untuk terakhir kalinya, El. Setelah ini, sampaikan salamku pada suamimu itu.” Zavier berbisik dingin.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as the last gun
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status