Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takdir Dinda

Takdir Dinda

kata Angga teriak. “Dinda menangis,” Ya Allah selamatkan bayi ini, hanya padamu saya memohon.” Dinda berdoa. Mukjizat terjadi, Angga tertidur, cepat-cepat Dinda membuang jamu itu kedalam lubang wc, dan menyiramnya dengan banyak air. Botol dikembalikan ke tempatnya lagi. “Sambil mengelus perutnya, sabar ya dek, kita bisa melewati ini, harus jadi wanita tangguh,” kata Dinda bicara sendiri.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as the miracle we met sub indo
Read
+Library
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

Tidak disangka, kami justru bertemu di kereta bawah tanah dengan cara yang sangat aneh dan tidak terduga. Yang lebih mengejutkanku, orang mesum di kereta bawah tanah itu ternyata adalah ayah mertua sendiri. Sepertinya ayah mertua tidak mengenaliku. Dia hanya tergoda oleh tubuhku dan berniat mengambil kesempatan untuk melecehkanku.
217.3K viewsCompletedAdded to Library 8.3K Times as the miracle we met sub indo
Read
+Library
Bayang Di Balik Cermin

Bayang Di Balik Cermin

Ia mengambil ponselnya dan menghubungi Raka. “Aku menemukan jurnal milik Indra,” kata Lana tanpa basa-basi ketika Raka menjawab. “Dia menyebutkan hal-hal aneh yang terjadi sejak dia memiliki cermin itu. Termasuk mimpi buruk dan perasaan terikat secara misterius pada benda itu.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as the miracle we met sub indo
Read
+Library
MEZZALUNA [Indonesia]

MEZZALUNA [Indonesia]

terang Malia. Malia bukan seorang indigo atau gadis yang memiliki kekuatan supranatural. Ia hanya gadis biasa yang sudah terbiasa melihat berbagai macam makhluk supranatural dan hal-hal tak biasa di sekitarnya. Hal itu berhasil membuatnya jauh lebih sensitif terhadap berbagai macam hal ganjil. Ia benar-benar bisa membedakan mana yang manusia biasa dan yang mana makhluk supranatural.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as the miracle we met sub indo
Read
+Library
Me and You

Me and You

Di hadapan cermin, aku menyalakan keran air seraya mencuci muka dan melembabkan rambut yang sudah nampak berantakan. “Hari yang berantakan,” ucapku sambil menatap cermin. Aku mendekatkan wajah ke arah cermin. Kemudian, kedua telapak kulekatkan erat-erat pada kedua pipi serta mengetuk-ngetuk pelan pipiku dengan sentuhan telapak tangan. “Kau bisa, Rian. Kau pasti bisa melewati hari ini.” *** Beno mempersilakan kami untuk makan di restoran yang mirip seperti tongkrongan anak muda. Harganya sangat bersahabat dengan kantong pelajar yang pas-pasan. Menu-menunya pun cukup membuat kami penasaran.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as the miracle we met sub indo
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status