Hot Night With Boss
ammu, aku datang melihatmu. Saat aku melihatmu, kamu sudah pasti terlelap tidur. Demi memenuhi tanggung jawabku dan janjiku, aku bekerja lebih keras lagi. Mendirikan yang sebelumnya nggak ada menjadi ada. Berpikir bahkan saat kamu dewasa nanti, kamu nggak akan pernah kekurangan karena aku sudah menyiapkan semuanya. Aku nggak berniat mengabaikanmu. Setiap ingin berbicara denganmu. Aku selalu kehabisan waktu dan harua segera pergi. Saat ada waktu kamu sibuk di ruangan ini. Aku nggak mau menganggumu jadi aku bairkan. Itulah kenapa berpikir aku mengabaikanmu. Padahal aku selalu memeprhatikanmu. Apa kamu pikir aku yang tahu tentangmu dan memahamimu hanya kebetulan? Tak pernah saling bicara, bukan