LOVE A FRIEND
ujarnya.
Sedetik setelah hembusan nafas yang begitu panjang, akhirnya Livia mulai memanggil nama Rafael lembut. "Raf ...,"
" ... Gue sayang sama lo, ta-tapi gue gabisa terima lo,"
Terus, terus menahan air matanya agar tidak terjatuh. Livia menggigit pelan bibirnya, berusaha menahan semua rasa pahit itu.
"Maksud lo apa sih?" kaget Rafael,
Hot Chapters