Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Waktu yang kulalui bersamamu, dan waktu kau lalui bersamaku, menciptakan hamparan bunga yang kuharap tak pernah hilang di sini . . . Pukul 17.30 alias setengah 6 sore.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
Love at The Sunset

Love at The Sunset

Darah bercucuran keluar, dan terciprat ke dinding di dekatnya. Sinar matahari, masuk melalui jendela kaca di sebuah ruang kamar. Tumpukan buku di atas meja, secangkir kopi, sebuah kacamata, sebuah bingkai foto. Suasana hari itu begitu cerah, kicauan burung pagi bersahut-sahutan. KRAK! Suara pintu terbuka. “Vinara .…” panggil seorang wanita bernama Laura.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
Beyond the Light

Beyond the Light

“Aku Eugene Moon yang tahu segalanya.” “Kamu denger dari mana?” tanya Nyridia. Eugene tidak menjawab. Ia langsung menyerahkan surat dengan amplop putih yang disegel dengan lilin berwarna emas kepada Seth. Ada lambang matahari berwarna putih yang merupakan cap khas Alba.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
Last Flower

Last Flower

Bayu tak lagi berencana untuk kabur dari janjinya, ia mulai meniti jalan yang dari dulu terbuka lebar untuknya. Semuanya berawal dari hari itu, hari di mana Eka mampu dengan lembut membuka pintu besar di hati Bayu, mengisi ruang hampa di dalam sana dengan menitip sebuah benih yang perlahan tumbuh, hingga Bayu menyadari keberadaan sepucuk bunga yang telah mekar di sana. Lalu, saat jam istirahat tiba. "Bayu belum jawab aku." Eka menarik lengan Bayu yang hendak berdiri.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
Broken Flower

Broken Flower

Alexa mengangguk setelah mendapatkan informasi dan melanjutkan langkahnya. Di tengah ruangan yang terbuka, sinar matahari memeluk taman indah yang dipenuhi dengan tanaman hias yang berbunga warna-warni. Aneka bunga melambai lembut oleh angin sepoi-sepoi, dan aroma segar mengisi udara. Sebuah meja kayu bulat dihiasi kain putih dengan cangkir-cangkir teh serta beberapa camilan diletakkan di bawah pohon besar dan rindang.
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
Sebelas Tangkai Mawar

Sebelas Tangkai Mawar

Kemudian dia menulis di diary-nya, lalu menempel Poto itu dengan apik. Rara beranjak dari ranjang kesayangannya, membantu ibunya yang tengah sibuk menerima pesanan. Ya, ibunya Rara berjualan secara online, untuk tambahan kuliah anaknya kelak. Rara selalu sigap membantu ibunya. ****
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
BUT HER FLY

BUT HER FLY

Namun, di saat yang sama, ada perasaan lain yang mulai tumbuh—perasaan bahwa dia tidak bisa lagi mundur. Dengan langkah-langkah yang ragu, Clara mulai menapaki jalan yang tidak pernah dia bayangkan akan menjadi pilihan terakhirnya. Dunia yang sudah lama dia hindari kini harus dia masuki. Dunia yang penuh stigma, penuh aib, namun juga dunia yang sepertinya memberikan satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Namanya adalah Clara, namun di dunia baru ini, dia akan menjadi Butterfly.
8590 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
Menuju Matahari

Menuju Matahari

“Sudah, Nu. Kubuang di dekat sungai situ.” “Walah, harusnya biar saya saja yang buang. Kan berat.” “Tidak apa-apa. Aku masih kuat kok. Eh, tadi itu Den Ayu kan yang bicara denganmu di belakang? Aku sempat lihat dari pintu belakang Dalem Kepangeranan sewaktu Den Ayu jalan kemari.” Sunu termangu. “Den Ayu siapa?” “Itu, Raden Ayu Pramesti, calon istri Sinuwun Kanjeng Pangeran. Masa seorang putri saudagar besar mencari tukang sapu sepertimu? Harusnya kan cukup suruh pembantunya saja.”
9.526.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai the sun and her flowers
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Sun in My Heart

Sun in My Heart

Terdengar dari luar, suara pertengkaran antara seorang pria dengan seorang wanita di Rumah yang kini Sun dan Disa datangi. Tiga kalimat yang terdengar begitu jelas adalah seorang wanita dengan sangat lantang menyebutkan bahwa, "Oh, sekarang kamu lebih membela dia daripada aku? Apa sih kelebihan wanita miskin itu daripada aku?! Apakah wanita bernama 'Sun' itu telah meracuni otakmu, Yudha?!"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
ROSES

ROSES

001. FIRST MEET IN THE WOOD FRNR00150 Tanganku tergerak menutup pagar kayu yang mengelilingi rumahku sebelum mengambil keranjang yang tergantung di pagar samping. Siang menjelang sore terlihat begitu nyaman, setelah semalam terjadi hujan deras. Kini langit sangat cerah tanpa mendung atau semburat petir. "Halo, Nyonya Rain" sapaku kepada wanita yang telah memiliki cucu itu sembari kulambaikan tanganku.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai the sun and her flowers
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status