Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terowongan Berdarah

Terowongan Berdarah

tanya Arfan lirih seraya melihat dinding terowongan kusam yang menyimpan ribuan kenangan luka. Kini, Arfan telah kembali ke dimensi asalnya. Peluh seketika mengucur deras, sedangkan deru napasnya terdengar memburu. Bayang-bayang mengerikan para tentara tadi berhasil membuat jantung pemuda berdegup dengan sangat kencang. "Rahasia apa saja di balik kokohnya terowongan ini? Aku yakin, tadi hanyalah sebagian kecil rahasia di dalam proses pembangunan terowongan ini," gumamnya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as the tunnels
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Langkah kaki Shen Long bergema dengan suara yang tidak wajar saat ia memasuki mulut The Nerve Tunnels. Dinding terowongan ini tidak terbuat dari batu atau logam, melainkan tumpukan serat optik organik raksasa yang berdenyut dengan cahaya merah redup. Setiap denyutan itu mengirimkan gelombang panas yang tidak membakar kulit, melainkan membakar memori.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as the tunnels
Read
+Library
Moonbound Deception

Moonbound Deception

“Are you sure it’s safe?” “I’m not sure of anything tonight. But it’s our only option besides dying,” he answered, soft but firm. We entered one by one. I was the last. As I pulled the plank back in place over my head, darkness engulfed us. In the pitch black, only Kael’s moon charm hanging around his neck offered a faint glow. We walked slowly in a line. The tunnel was narrow, cold, and oppressive. Its walls were made of old stones covered in moss. Each step made me feel like we were walking through a forgotten past and long-buried secrets.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 20 Times as the tunnels
Read
+Library
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

Omel Yuran sambil tangannya terus menyoroti area terowongan sempit didepannya yg juga gelap gulita dengan bau tanah sangat menyengat menusuk hidungnya saat ini. Bisa ia rasakan tidak ada hembusan udara ataupun suara lain didalam sana selain suaranya sendiri dengan sang dewi yg bergema didinding, Tapi terkadang sayup-sayup ia bisa mendengar suara tetesan air terdengar jatuh diatas Batu. "Astaga kau ini tidak sabaran sekali sih Capt~ bersabarlah kita hanya perlu berjalan sedikit, karna hal yg ingin aku tunjukan ada diujung lorong ini kok~"
104.1K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as the tunnels
Read
+Library
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Tebing es itu adalah proyeksi hologram kamuflase yang sangat canggih. Kapal mereka menembus proyeksi itu dan masuk ke dalam sebuah terowongan bawah tanah raksasa yang terbuat dari beton militer era Soviet. Gelap gulita perlahan digantikan oleh pendar lampu-lampu neon yang kotor. Mereka telah tiba di Trench-9.
10580 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as the tunnels
Read
+Library
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

Setelah pemeriksaan setengah hari yang teliti tanpa menemukan masalah, dia akhirnya merasa sedikit lega. "Saya penasaran siapa yang menciptakan tunnel baru ini. Ini berbeda dari koordinat teleportasi yang ditetapkan oleh Leluhur Agung Negara Zhao, tapi arahnya sama. Itu menyarankan kedua tunnel ini mungkin berasal dari tempat yang sama." Rasa penasaran Xi Feng semakin meningkat. Kemampuan untuk membangun terowongan teleportasi adalah prestasi bagi mereka yang setidaknya berada di Tingkat Kombinasi Tao. Jelas, dia belum mampu melakukan hal itu.
9.2116.4K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as the tunnels
Read
+Library
Tenebrarum; Tumbal Leak

Tenebrarum; Tumbal Leak

Ggrrh! Sesekali terdengar suara gigi beradu. Lebih tepatnya seperti suara tulang yang sedang berusaha untuk dilumat. Udin semakin memberanikan diri untuk menyelidiki. Perlahan tangannya menyingkap rimbunan semak yang menghalangi pandangannya. "Astagfirullah!" Seketika Udin terkejut dan panik. Mahluk hitam besar yang tersamar suasana remang magrib itu sedang mengais-ngais tanah kuburan. Seketika kaki Udin lemas, kedua tungkainya tak mampu menopang.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as the tunnels
Read
+Library
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Rasa getir menggerogoti dadanya. Mereka berlari. Terowongan itu berliku, sempit, dan tidak stabil. Beberapa bagian sudah retak, batu kecil berjatuhan dari atapnya. Setiap langkah adalah taruhan. Napas Ling’er mulai berat. “Berapa jauh?” tanya Wu Teng. “Tidak tahu,” jawabnya cepat. “Ini bukan jalur utama. Ini saluran ventilasi kuno, mungkin untuk ritual atau pelarian darurat.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as the tunnels
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status