Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SELUMBARI

SELUMBARI

Aku mengembuskan napas perlahan. “Ini, Kak.” Vian memberiku sebuah kertas sambil tersenyum. Aku mengulurkan tangan, menerimanya. Ada angka yang cukup besar terletak di kanan atas, 98. Ah, ini kertas ujian bahasa Indonesia. Aku mulai melihat soal-soal yang ada.
101.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang the village sub indo
Read
+Library
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

’’ ‘’BYE SAJALAH YANG MAU JADI PHO. ‘’Ya allah setara sama bidadari ini mah.’’ ‘’Celo so sweet banget wagile.’’ ‘’mau jadi cewek itu deh.’’ ‘’Couple goals banget wehh, gue ngeklop parah sama mereka berdua.’’ ‘’2in lah.’’ ‘’99999++++’’ ‘’kelas berapa ya ceweknya?’’ ‘’Most Wanted Girl Rajawali nambah ini mah.’’
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang the village sub indo
Read
+Library
Adinda

Adinda

Di setiap pertandingan mewakili nama kampung. Rumah mereka cukup dekat, jika dibandingkan dengan Andara. Hanya berjarak 250 meter dari kediaman Adinda. Maka akan tiba pada rumah sang pemuda bersama ibunya. Giyo dikenal warga sekitar sebagai pemuda yang memimpin sebuah kelompok perkumpulan anak muda. Di mana kelompok itu sering melakukan tindak kekacauan dan keributan di kampung mereka.
1018.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 526 Beses bilang the village sub indo
Ipakita ang mga Review (41)
Read
+Library
Adiarizki
Terima kasih banyak juga untuk Rea yang sudah berkenan mengirimkan Permatanya, hingga detik ini Autoa sendiri masih belum percaya. REA begitu solid dalam memberikan Autoa semangat untuk selalu maju, dan belajar.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Basahin ang Lahat ng Review
VELIN-SEAN (INDONESIA)

VELIN-SEAN (INDONESIA)

Pikirannya semakin kacau mengingat apa yang akan Sean pada seseorang bernama Arga itu. **** Dari Jakarta menuju vila Alium-Bandung, Sean membutuhkan waktu sekitar 3 jam lebih. Vila itu teras sepi tanpa ada tanda-tanda jika ada penghuni yang menempati. Sean menghela napas kasar, kemudian menyeringai saat mengambil pisau dari dashboard lantas keluar dari mobilnya. “Ah, bau darah.” Sean menyimpan pisau tajam di punggungnya, berjalan pelan menuju vila.
9.718.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 644 Beses bilang the village sub indo
Ipakita ang mga Review (31)
Read
+Library
Ayne Kim
TEMAN-TEMAN, TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR. TERIMA KASIH BINTANGNYA JUGA. KALAU BISA, BINTANGNYA JANGAN DIKASIH SATU, KALAU GAK SUKA AMA CERITANYA ABAIKAN SAJA GAK USAH NGASIH BINTANG JUGA GPP. BINTANG ITU MENGHARGAI PENULIS, SETIDAKNYA. SATU LAGI, BUDAYAKAN MEMBACA SEBELUM KOMEN YA😘😘😘😘😘
Bi Lafianna
Tema yg jarang diangkat. Bacanya gak boleh skip ya, biar paham apa itu mental illness. Banyakin bikin cerita yg nambah pengetahuan gini, biar makin banyak orang aware dan gak kehilangan empati. Riset terus, thor. Daebak!
Basahin ang Lahat ng Review
Indra Keenam

Indra Keenam

Ditinggalkan sendiri Kemudian Tommy mengatakan dan menceritakan semua tentang peristiwa yang terjadi di daerah tersebut tempat dimana kami akan melakukan perkemahan bersama-sama dengan satu angkatan kelas dari Jack adikku. "Jadi begini nih dari cerita yang aku dengar dikatakan dulu nama tempat itu adalah kelurahan Peters. Dulu dikabarkan ada seorang anak kecil dibiarkan mati tidak berdaya di sana."
4.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 128 Beses bilang the village sub indo
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

tanya Vanya menatap Verdi dengan penuh tanda tanya. "Nggak, gue titip salam aja buat mereka, gue mau belajar." Vanya hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan Verdi sendirian di balkon kamarnya. Kini Verdi hanya di rumah bersama Bi Inah dan Pak Tono (supirnya). Memang Bi Inah dan Pak Tono tinggal disini. Tepatnya di rumah belakang milik Verdi, tetapi terpisah oleh jalan sempit dan taman belakang. Mereka adalah sepasang suami istri yang sudah bekerja disini hampir 19 tahun lamanya. Sehingga keluarga itu sudah sangat dipercaya oleh keluarga Rahmat.
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 137 Beses bilang the village sub indo
Read
+Library
SANG INDIGO

SANG INDIGO

“Akang bakal ketemu sama bapak sebentar lagi! Sampai saat itu akang harus bersabar. Aku doakan yang terbaik.” Ujang terperanjat mendengar perkataan Luna. Dia tidak bercerita apapun tentang dirinya maupun keadaan di kampung ini. Namun tanpa sangka ternyata Luna seolah mengetahui segalanya. Dari sana Ujang sadar bahwa kemampuan indigo milik Luna bukanlah kemampuan biasa, namun dia menilai Luna sendiri pun masih belum memahami tentang kekuatannya sendiri.
1043.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang the village sub indo
Ipakita ang mga Review (50)
Read
+Library
Rainfall
Halo semua, autor di sini. maaf banget sempet lama hiatus. sebenernya ada alasan kenapa hiatus lama. ada kejadian janggal ketika autor nulis sang indigo ini. salah satunya ketika lagi nulis ada yang nendang kursi sampe jatoh padahal autor di rumah lagi sendiri. sekarang aku bakal coba nulis lg ...
Renti Sucia
Bagus banget ceritanya. Kasian Luna, diperlakukan begitu buruk karena punya kemampuan bisa lihat makhluk halus. Bener kayaknya, ya, punya kemampuan begitu itu nggak selalu menyenangkan sprti di film2.
Basahin ang Lahat ng Review
Nilakandi

Nilakandi

protes Jovyan. “Ya beda dong, Jo. Kamu kan putus satu tumbuh satu juta. Tapi tumben sih ini awet sama Adindaku Maheswari,” sahut Tama masih tak melepaskan matanya dari ponsel. “Maheswari aja, Theo Sam sialan.” “Ya ya ya,” jawab Tama malas.
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 123 Beses bilang the village sub indo
Read
+Library
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status