DUKUN 99
Aku yang mulai lelah, membuang tatapan sendu.
Tio menggaruk dagunya yang tak gatal. Ia nampak berpikir serius.
"Gak ada, Bon. Untuk mencapai titik benda, caranya ialah, membagikan jumlah kecepatan dengan waktu tempuh, tapi kita memerlukan media seperti kendaraan. Ini alam gaib dan itu mustahil." Tio tertawa lemah.
Aku ikutan tertawa. Ternyata makin tinggi pendidikan seseorang, makin lucu saja hal yang dipelajari.