Pembantu Rasa Nyonya
Seumur segini masih tabu dengan tempat yang menawarkan minuman beralkohol.
“Makanya jadi orang jangan jadi overthinker, orang yang sukanya berpikir berlebihan. Jadinya pusing sendiri, kan? Lebih baik bertanya daripada menebak-nebak seperti itu,” ucap Kevin dengan nada rendah. Kalau sudah seperti ini, kesalku berlipat. Dia terlihat seperti lelaki yang sabar dan bijaksana. Aku semakin kesusahan menepis pesonanya.
“Oh, yang aku pikirkan salah?” tanyaku pelan. Suaraku yang menggebu-gebu tadi sekarang entah kemana setelah sadar yang aku pikirkan tidak benar.