Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

Otot rahang bawahnya menegang sangat keras, terlihat menonjol menekan dari balik, lapisan kulit luar wajahnya. Pria ini akhirnya membuka celah bibirnya, memproduksi getaran suara vokal, pada saluran pita suaranya. Dia memecah keheningan total ruang kabin mobil, menggunakan intonasi keluaran suara bariton, yang memiliki nada sangat datar. "Dengarkan susunan kalimatku ini, menggunakan tingkat fokus pendengaran, yang sangat maksimal, Nara." "Indera pendengaranku sudah siap menerima, semua gelombang suara lisan, dari mulutmu sekarang juga."
825.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Baca
+Pustaka
Pesona Ethan

Pesona Ethan

sambung Nada dengan kalimat terakhir terdengar lebih rendah dan pelan, namun penuh penekanan. Mendengar perkataan Nada, tiba-tiba ada rasa tidak senang dalam hati Ethan. Ada yang menusuk dan mengiris sehingga dadanya merasakan sesak dan nyeri tertekan. Hanya saja apa yang dirasakannya ini, sama sekali tidak ditunjukkan dalam aura wajahnya. Ethan tetap terlihat tenang dan slow.
7.828.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 900 kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Baca
+Pustaka
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

Lelaki itu kini bisa memelankan langkahnya hingga aku tak terlalu buru-buru seperti tadi lagi. “Makanya tinggi.” Aku manyun. Enak saja! Mentang-mentang tinggiku cuma 158 sentimeter! “Iya, yang tinggi!” Dr. Vadi menaruh telapak tangannya di atas kepalaku dan mengukurnya ke pundak lelaki itu. “Udah pakai sandal setinggi cita-cita padahal.” Huh! Bikin sebal. Gemas banget sebenarnya sama sikap dr. Vadi. Namun, bagaimana lagi. Mungkin memang tabiatnya begini. Pantas si Nadya kabur.
9.875.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Baca
+Pustaka
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Dia berjalan mendekat, selangkah demi selangkah dan berkata dengan suara rendah, "Kamu panggil aku apa? Hmm?" Nada bicaranya terangkat sedikit di akhir, memberikan kesan berbahaya. Suara itu seperti aliran listrik halus yang merambat ke telinga Nadine dan membuatnya merinding. Dia mendongak dengan gugup dan pandangan mereka bertemu. Satu detik, dua detik .... Hingga lima detik berlalu, Nadine akhirnya sadar.
9.7383.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
efedrinHCL
ntah kenapa tokoh ibu ibu di sini bikin darah tinggi aja......gimana kalo nadine nggak usah sama arnold ato stendy..jadi wanita single dan mandiri aja deh,repot dapat mertua macam yenny dan inez......
Putri Ramadini Mumpuni
Seperti biasalah...ceritanya emang seru banget tapi banyak kejadian yang terlalu dipaksakan dan muter-muter, cerita yg intinya sebenernya bisa dipangkas 70 chapter panjang, Villains nya terlalu banyak dan overpower..
Baca Semua Ulasan
Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Teddy tidak yakin bahwa Nadira bisa melakukan pekerjaan yang sangat berat tersebut, mengingat laki-laki saja tidak sanggup bekerja menjadi pembersih toilet. Tubuh gadis itu juga tergolong mungil bila dilihat Gadis itu hanya memiliki tinggi 155 cm dengan badan 45 kg. Dengan melihat tinggi dan postur tubuh wanita saja tadi sudah bisa menebak Berapa tinggi dan juga berat tubuh wanita tersebut. Bila Teddy di berikan pertanyaan berapa ukuran bra yang digunakan dengan sangat cepat Teddy akan menyebutkan tanpa meleset sedikitpun. "Kamu yakin," ucap Teddy setelah memandang Nadira. "Yakin pak," jawab Nadira.
1066.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Baca
+Pustaka
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

Biarkan saja tidak seksi yang penting tetap terlihat anggun bukan. "Kenapa? Padahal lebih cantik kalo di model kaya punya Nada yang tadi dipakai." Aku menghela napas panjang mendengar perkataan Ero. "Ro, itu Mbak Nada tingginya 178 centimeter dengan tubuh yang kaya gitar spanyol. Lha kalo gue pakai modelan kaya dia ya bikin anak ayam pada ketawa kali. Enggak semua orang pantas pakai baju yang seksi apalagi kalo modelan kaya gue bemper depan sama belakang biasa aja enggak terlalu menonjol."
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Hanya ada selembar partitur tua yang kertasnya sudah menguning dan rapuh. Jihan mengambil partitur itu. Judulnya tertulis dalam bahasa Latin: *Resonansi Umbra* (Resonansi Bayangan). "Ini bukan notasi standar," Kael mendekat, matanya menyipit mempelajari simbol-simbol aneh di sela-sela garis paranada. "Liat ini. Frekuensinya diarahkan ke bawah *60 Hertz*. Ini nada-nada infrasonik. Secara medis, suara di bawah ambang pendengaran manusia ini bisa memicu kecemasan, mual, bahkan halusinasi kalau dimainkan dengan resonansi yang tepat."
896 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Baca
+Pustaka
Psychopath Love

Psychopath Love

Andreas berkata, membuat Lira mendongkakn wajah melihatnya. "Biasanya aku jalan bareng Rendy." lanjutnya sambil kembali berjalan, kali ini lebih lambat menyesuaikan langkah kaki Lira yang pendek-pendek. Lira kembali mengigit bibir bawahnya dengan jantung yang serasa mau melompat. Ia sedang mempertimbangkan untuk menanyakan sesuatu, namun berkali-kali ia mengurungkan niatnya karena tak enak. Di liriknya gadis berambut panjang bergelombang dengan tinggi 160 cm yang berjalan menunduk di sisi nya yang bertinggi 185 cm.
9.948.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
riasani
baca ceritanya dari awal, trus stop di tengah cerita krn terlalu mengerikan dan setlah 2 bulan tamat baru ngelanjutin cmn mau bilang ni cerita sakit jiwa, tp kasihan sebenarnya sama jo kirain lira bisa nyembuhin luka nya jo, sekalinya endingnya gini
Widyaningtyas Kusumaningsih
cm kisah prekuel sebenarnya yg aku ga smpe tamat bacanya.terlalu berat & gelap buatku..engap rsanya baca kisah johan ini. mungkin krna aku pecinta novel2 yg ringan yg bs bt hiburan n ga bikin mumet pas bacanya.,tp aku suka gaya nulisnya hijau, dia kl bikin cerita tuh detil bgt jd kyk ikut msk ke crt
Baca Semua Ulasan
Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Ia menarik napasnya dalam-dalam secara teratur, lalu sebuah suara dengungan lembut mulai keluar dari sela bibirnya yang mungil. Nada suara yang dihasilkan terdengar sangat rendah dan halus. Getaran suara itu mengalun lambat, hampir terdengar seperti sebuah nyanyian angin pagi yang melewati celah perbukitan. Tidak ada ledakan energi besar yang merusak sekitarnya. Tidak ada gelombang tekanan angin yang mengintimidasi mental orang lain dari tubuhnya. Yang ada hanyalah sebuah bentuk resonansi hangat yang menyebar secara perlahan ke seluruh penjuru padang bunga.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Baca
+Pustaka
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

ulangnya dengan nada yang sengaja dibuat merendahkan. Sera menatapnya tajam. "Ya, tentu saja! Aku seharusnya bisa lebih dari itu.” Rendra mencondongkan tubuhnya lebih dekat, wajahnya hanya berjarak beberapa inci dari wajah Sera. "Lalu apa yang bisa membuatmu puas, Nona Sera?" tanyanya dengan nada nakal. Mata Sera melebar. Jantungnya berdegup kencang, dan rasa panas merambat dari leher hingga ke telinganya. Tanpa pikir panjang, ia memercikkan air ke wajah Rendra.
1031.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tinggi rendah nada adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status