ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL
Ia ingin suatu saat nanti, saat bertemu kembali dengan mereka, ia bisa berdiri tegak, menatap mata Bu Marni dan berkata,
"Terima kasih sudah meremehkan saya, Bu. Tanpa itu, saya nggak akan sekuat ini."
Dari ruang tengah, terdengar teriakan Bu Marni memanggil namanya.
"Nadiraaa! Sudah siap belum nyapunya?!"
Nadira menarik napas panjang, menyeka air mata, lalu berdiri. Ia tahu untuk saat ini, ia masih harus menelan semua perlakuan ini. Tapi di dalam hatinya, ia berjanji, bahwa hari itu, hari di mana ia bisa berdiri tegak di atas kakinya sendiri pasti akan datang. Hari saat ia benar-benar bisa bebas dari semua hinaan dan cacian yang harus ia terima setiap hari. Ia yakin itu.