Seuntai Janji
seloroh Gunawan, sang asisten yang sudah lama mengabdi pada Arya.
"Kamu, tuh, Gun. Harusnya yang dihidangkan itu kopi dan kue. Bukan kertas!" sungut Arya.
"Itu udah mainstream, Mas. Sekali ini nyoba menu yang berbeda, mungkin bisa doyan," balas Gunawan sembari berpindah ke dekat jendela untuk membuka gordennya lebar-lebar.
"Apalagi ini, Tami? Kalian bersekongkol mau bikin aku kena serangan jantung?" protes Arya pada sang sekretaris yang justru menarik kursi di seberang meja dan duduk dengan santai.
Bab Populer