Pulang
Semua beban dalam hidupnya terasa semakin berat, jika memikirkan gadis cantik yang seharusnya menjadi ratu, di dalam keluarganya justru menjadi tulang punggung.
Sang ibu kembali bekerja, masih ada beberapa petak yang harus di panen.
Dia harus segera menyelesaikan pekerjaan itu, agar bisa lebih cepat pergi.
Waktu berlalu, matahari juga semakin turun. Tidak terasa hari sudah beranjak sore, pekerjaan itu sudah hampir selesai ketika si pemilik ladang datang.
"Bu Retno!!" Sapa pak Pur.
"Ya pak," sahut wanita itu.
Hot Chapters