GARA-GARA SALAH KIRIM
Aku memang berlatih sangat keras beberapa hari itu demi mencapai tujuan, yaitu melepaskan ketergantungan dari Mas Reyfan yang mulai berulah.
"Terima kasih ya, Pak," ucapku tulus pada trainer senior di sebuah lembaga kursus mengemudi itu. "Jadi hari ini terakhir saya ketemu Pak Hasan dong ya?" candaku padanya.
"Ya jangan terakhir lah, Bu. Kesannya kok kayak saya mau meninggal saja," orang tua itu terkekeh lagi.
"Oh iya ya." Kutepuk dahi dan ikut meramaikan tawanya.
"Kalau gitu, gimana kalau kita makan siang dulu, Pak? Anggap saja ucapan terima kasih saya karena Bapak sudah sabar banget ngajarin saya."
Hot Chapters