Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mercusuar

Mercusuar

“Yaelah. Emang masalah kalo ngumpul doang.” “BANGS*TT!” Agus dengan bersemangat langsung melempar tasnya yang berat ke mukaku. Toha pun tak lama langsung melompat dan menendang satu tulang keringnya ke sisi tubuhku yang lain. “HAJAR AJA ITU ANAK SULTAN! RASAIN LO!” ***
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 112 Beses bilang tukas
Read
+Library
ARSHAKA

ARSHAKA

Tak Yusuf meletakkan sendok dan garpunya, mengambil gelas berisikan air putih di samping piringnya dan meneguknya beberapa kali hingga tersisa setengah gelas saja. "Papa mau menjodohkan kamu dan menikahkan kamu secepatnya." Ucap Yusuf. Prangg Gelas yang tadinya dipegang oleh Mila langsung jatuh bebas ke lantai dan pecah berserakan dilantai. "Astaga! Mila!" Pekik mamanya kaget. Sedangkan Mila sendiri masih terdiam dengan wajah kagetnya, masih mematung kebingungan hendak mengatakan apa kepada papanya.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang tukas
Read
+Library
Tukar Ranjang

Tukar Ranjang

Dia berusaha merampas kembali tas hitam miliknya tetapi Abram lebih gesit untuk mengelak. Begitu tak sabaran lelaki itu membongkar dan bahkan mengeluarkan beberapa isi di dalamnya. "Hanya segini. Mana uang hasil penjualan mobil?" tanya Abram seraya menunjukkan beberapa lembaran uang yang nominalnya tak sampai lima ratus ribu dari dompet Arsya. Arsya paham apa yang diinginkan lelaki itu saat ini dan tentu saja dia tak akan memberikannya. "Uangnya sudah habis untuk bayar hutang kartu kredit yang aku gunakan."
1042.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang tukas
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Tok tok tok Assalamualaikum Tok tok tok Clek Waalaikum salam, ehh Mbak Meysa Mas Dimas kirain siapa. Sini Ibu bantu bawain kantongnya. Meysa tanpak tersenyum kemudian masuk kedalam sementara Dimas memberikan tas sedang berisi baju ganti milik Meysa. Tap tap tap
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 120 Beses bilang tukas
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang tukas
Read
+Library
LUKA

LUKA

Semua hancur, cinta yang dimiliki Nara hancur, persahabatan yang Nara miliki hancur menyisakan satu kata di hati . LUKA. ***
87.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 292 Beses bilang tukas
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Sebenarnya ini …." "Tunggu, Pak. Kalau memang ini terlalu pribadi, biar Saya duduk di sana." Tika menunjuk sofa di pojok dekat pintu. "Saya bawa ini kok. Biar pembicaraan kalian tidak terdengar oleh Saya." Alisku menyatu melihat kesiapan Tika dengan memasang headset yang tersambung dengan ponsel ke lubang telinganya. Gadis belasan tahun itu malah memamerkan barisan gigi rapinya ke arahku.
1028.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 896 Beses bilang tukas
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

"Pokoknya, usahakan normal. Titik." Cklek. Kyra menoleh dan menatap pintu, pun dengan Nirmala. Itu Tika. Ia datang dengan membawa tas kertas yang tampak tutup botol mencuat dari dalam sana. Senyumnya mengembang lebar, lalu berjalan gemulai memasuki kamar. Ia langsung menaruh tas kertas itu di atas nakas samping kasur, dan ia langsung memeluk Kyra setelahnya.
105.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 161 Beses bilang tukas
Read
+Library
PREV
1234568
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status