When I Me(e)t You
Mengabaikan pertanyaan Caraka, tangan Arka dengan gesit meraih wajah Caraka, memperhatikan luka apa saja yang ada di wajah yang pagi, siang, sore, malam, ada di dalam pikirannya itu.
Arka baru bisa menghela napas lega saat melihat hanya sudut bibir Caraka yang sedikit luka, tidak ada luka memar lainnya di wajah. “Selain ini ada yang sakit nggak?” tanya Arka sambil menekan sudut bibir suaminya yang terluka.
“Sakit, Sayang!”
“Udah tau bakalan sakit, tapi tetep aja berantem. Ada yang sakit lagi nggak?”
Hot Chapters