Sisa Rasa
Jempolnya refleks mengetik satu nama di kolom pencarian kontak.
Rendra.
Kosong.
Tidak ada kontak. Tidak ada chat lama. Tidak ada apa-apa.
Sepuluh tahun berlalu tanpa kabar. Tanpa apa-apa.
Selin mengunci layar lagi. Ia menjatuhkan ponsel ke kasur, lalu duduk diam beberapa detik. Rasanya aneh— bukan sedih, bukan marah. Lebih ke kosong. Seolah sebagian hidupnya pernah terlipat rapi, lalu hilang begitu saja tanpa bekas.