Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Aku mencoba melihat siapa yang memanggilku barusan. Nomor tak dikenal. Lalu tidak berselang lama, ponselku berbunyi kembali. Itu nada ada pesan masuk. Segera kubuka pesan tersebut siapa tahu penting. [Maaf, kupinjam suamimu malam ini. Jangan ganggu ya.] dan ini adalah pesan yang disertai gambar. Napasku seketika terhenti melihat gambar tersebut. Dadaku sesak. Gambar yang dikirim oleh nomor tak dikenal ini bukan gambar biasa. Itu gambar ….
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 901 Times as unbeknownst
Read
+Library
UNACCEPTED

UNACCEPTED

Mereka menghampiri Pak Iqbal dan menanyakan keberadaan dompet warna coklat tua milik Regar, tetapi Pak Iqbal tidak tahu – menahu soal dompet itu. Kemudian, mereka meneliti seisi kantin dan tetap saja nihil. Mereka pun melanjutkan pencarian ke ruang OSIS yang terletak di lantai tiga. Regar memutar kenop pintu ruang OSIS dengan tergesa – gesa. Berkali – kali ia putar, pintu masih tidak bisa dibuka. Miko mendekatkan bibirnya ke telinga Eza, “kalo lagi panik gitu, tuh, suka gak waras.”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as unbeknownst
Read
+Library
REVEAL

REVEAL

Dugaan Eleena salah, ada sesosok menyeramkan yang mengikutinya tanpa Eleena sadari. Eleena membuka pintu kamar mandi tapi sebelum masuk ia melihat ke arah lorong yang tadi ia lewati, tidak ada siapa-siapa di sana. Eleena berpikir mungkin orang yang berjalan di belakangnya tadi masuk ke salah satu kamar inap di sana, tapi anehnya Eleena tidak mendengar ada suara pintu dibuka atau ditutup. Eleena tidak mengetahui kalau seseorang yang berjalan di belakangnya kini sudah berada di sampingnya dengan wajah yang sangat menyeramkan, pucat, penuh luka dan darah, mata yang terbelalak menatap Eleena dengan sinis.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as unbeknownst
Read
+Library
Unexpected Life

Unexpected Life

“Sorry, I’m a bit busy right now. Can we talk a little later?” Hunter memekik kesal, “Gak Marco, gak guru Kenzie, sama saja!” “Di luar jangkauan?” tebak Nathan yang baru saja mengambil jaket dari wardrobe. “Sepertinya miss Aluna sedang tak bisa diganggu, Marco belum juga menjawab!” “Kita susul mereka!” “Kemana?” tanya Hunter belum terkoneksi. “Vin Valley Residence!” ***
109.5K viewsOngoingAdded to Library 341 Times as unbeknownst
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Ia semakin mengumpat setelah sempat membuka mata, kemudian menyadari bahwa saat ini masih tergolong pagi buta dan seseorang sudah lancang menghubungi sekaligus mengganggu waktu tidurnya. Felix kembali memejamkan mata dan langsung mengangkat panggilan yang masuk ke ponselnya dengan nada sangat tidak bersahabat. “Halo!” “Pak Felix,” ucap seseorang sambil terisak. Mendengar isakan dari orang yang meneleponnya di seberang sana membuat Felix secara spontan membuka mata dan melihat layar ponselnya. Keningnya mengernyit saat menyadari yang menghubunginya ternyata nomor baru dan ia tidak mengetahui siapa pemiliknya.
9.838.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as unbeknownst
Read
+Library
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

sahut Rigel kemudian. "Hm. Gimana ya. Kalian akan tau nanti tapi tidak sekarang," Alpha mengaruk tengkuknya padahal tidak gatal sama sekali. Ia hanya bingung dan tidak tau memulainya darimana. Jadi kapan-kapan saja lah! "Lah, kok gitu, kan udah penasaran banget," ujar Ankaa dan Rigel kompak. Nih dua manusia, orangnya tukang kepo ya!
103.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as unbeknownst
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Ribka banyak temannya di sekitar lingkungannya, sedangkan aku hanya sendirian tidak ada teman. Entah, sampai kapan begini. Dunia ini juga sedang terbalik, tidak tahu lagi mana yang benar juga salah. Aku hanya berada di tengah saja, mencari setiap permasalahan dan solusinya. Suatu saat nanti pasti ku temukan teman dan pendamping hidup yang terbaik. Aku menelepon mama hari ini, penasaran mama sedang apa dan sama siapa saja. ****
102.3K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as unbeknownst
Read
+Library
Enigmatic

Enigmatic

Rumah terasa tentram tanpa keberadaan Gibran karena cewek itu tidak akan dijahili sang abang, dan tentu saja tidak akan ada suara teriakan melengking milik Kiran yang akan keluar. Pernah beberapa tahun lalu saat Kiran baru saja pulang ke sekolah dan memasuki kamarnya, ia kaget bukan main saat menemukan anak ayam berwarna pink tengah bertengger di ujung kasurnya. Anak ayam itu hanya bersuara ‘piyak-piyak’ dengan keras. Dan tahu apalagi yang membuatnya kesal? Anak ayam itu pup! Iya, kotoran anak ayam itu ada di beberapa tempat di kamar Kiran. Salah satunya ada di atas kasurnya. Rasanya Kiran ingin menangis saat itu juga saat melihat secarik kertas putih bertuliskan ‘Anak ayam khusus untuk Kira
2.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as unbeknownst
Read
+Library
Unexpected Encounter

Unexpected Encounter

tanya Maudi sembari menunjuk satu mobil berwarna kuning. Calum dari tadi fokus pada mainan ditangannya, Kendati demikian ia tetap menjawab Maudi yang cerewet. "Bumblebee," jawab Calum. Maudi mengangguk saja. Ia tidak pernah menonton kartun. Jadi tidak tau siapa itu Optimus prime dan Bumblebee. Mereka kartun kan? Maudi melirik jam di dinding. "Udahan yuk mainnya," ujar Maudi pada Calum. Ia harus memandikan Calum dan sarapan juga. "Hari ini mau sarapan apa?"
1024.9K viewsCompletedAdded to Library 522 Times as unbeknownst
Show Reviews (21)
Read
+Library
Nur Umaya Erwin
luar biasa. hal hal yg ditulis sederhana tapi ngena dengan kehidupan nyata. gaya bahasa bisa dimengerti dan wow banget. author juga keren ngemas ceritanya. 1 lagi, bab per bab selalu menarik dan ditunggu.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Unforgettable

Unforgettable

Sayangnya ketiga orang itu tak mengetahui sabuk hitam yang telah dimiliki pleh Brandon sejak dirinya berada di sekolah menengah pertama. “B-Brandon? Untuk apa dia ke sini?” tanya Anna dalam hati. “BUKKK!!!” sebuah tonjokkan mendarat di bagian kiri pipi Brandon, Anna seketika menutup mulutnya terkejut. Ia menoleh ke kanan lalu ke kiri untuk mencari bantuan, namun hasilnya nihil, jalanan malam itu sudah sangat sepi, ditambah ia tau jika ia berteriak meminta bantuan dan membuat orang-orang kos-kosan terbangun, ia akan bersda dalam masalah besar karena telah membuat kerusuhan di malam hari.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as unbeknownst
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status