Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

“In, balik duluan. Mas, jangan lama-lama keburu diambil sama yang lain.” Memberikan tatapan tajam pada Wahyu yang sayangnya tidak berdampak apapun, suasana diantara mereka menjadi aneh atau lebih tepatnya Indira tidak berani membuka suaranya. Aura yang keluar dari diri Fajar membuat Indira menelan saliva kasar, Fajar benar-benar berada didalam mode yang bisa membuat orang ketakutan. Indira memilih mengalihkan pandangan atau sibuk melakukan sesuatu agar tidak berbicara dengan hal-hal yang berhubungan dengan perkataan Wahyu.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 189 Times as unnerving
Read
+Library
AFRAID

AFRAID

"Begini ya maksudnya, getaran frekuensi infrasonik turut menyebabkan ketidaknyamanan secara fisiologis. Para psikolog telah mempelajari kaitan suara pusaran angin dan kebisingan lalu lintas di dekat tempat tinggal dengan disorientasi, perasaan panik, perubahan detak jantung dan tekanan darah hingga efek-efek psikis lainnya seperti perasaan dikunjungi hantu." Indra melirik ke arah Rossa dan Alina bergantian lalu melanjutkan penjelasannya. "Dalam sebuah makalah tahun 1998, Vic Tandy menjelaskan bahwa pekerja di pabrik peralatan medis dilaporkan sering melihat penampakan hantu dan mendengar suara-suara aneh. Setelah diselidiki, ruangan yang dihuni para pekerja ternyata memiliki gelombang 19 Hz
104.5K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as unnerving
Read
+Library
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

"Kak Aren, Allura, temenin aku nonton film fantasi!!! Keren sih tapi dibeberapa adegan ada hal-hal yang menyeramkan! Kan Alhena jadi takut nonton sendiri!" Yare-yare...! Kirain juga apa... "Baiklah." jawab Aren dengan senyuman manis. Langsung saja Allura melotot tanda tidak setuju. Hei ini sudah larut malam dan besok mereka harus kerja. Apa-apaan sepupunya itu?! Semoga saja Allura tidak telat masuk kerja!!!
103.4K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as unnerving
Read
+Library
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

suara Jenar sedikit bergetar, Embun tahu wanita itu sedang ketakutan. “Menurutmu siapa?” “Mengapa bertanya padaku, mana aku tahu. Lepaskan!” Jenar memberontak, tetapi tak kunjung terlepas. Obrolan Jenar dan teman lelakinya di parkiran waktu itu kembali terngiang-ngiang di ingatan dan membuat darah Embun mendidih. Dia jadi gelap mata dan memelintir tangan Jenar semakin keras membuat wanita itu menjerit histeris.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as unnerving
Read
+Library
Complicated

Complicated

“Coba kakak berkunjung.” **** Avera melirik sendu Avina, kesehariannya berdiam diri di kamar dengan sorot mata hampa. Binar matanya, beanr-benar lenyap. Setiap kali didekati, pasti akan bereaksi histeris. Bukan pada lelaki saja, Avina akan dilanda ketakutan terbesar. Nyatanya, efek tekanan hidup—tepatnya kekangan yang Aldian lakukan—memperburuk kondisi.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as unnerving
Read
+Library
Complicated

Complicated

0o0o0o0o0 Suara deru langkah tak beraturan dari sepatu yang dikenakan Erick menjadi satu-satunya suara yang mengisi koridor sekolah. Dengan rasa khawatir yang kini meliputi hati dan pikirannya membuatnya tak memperdulikan apa-apa lagi. Meeting yang harus ditinggalkan, kerugian yang harus didapatkan karena membatalkan meeting tak sebanding dengan rasa khawatirnya kini.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as unnerving
Read
+Library
Zombieing

Zombieing

Sosok pria tinggi yang berjalan di tengah kerumunan itu, membuat Naira megap-megap. Tenang, tarik nafas, hembuskan. Tarik nafas, hembuskan. Ok Nai, sekarang waktunya pingsan. Hiks. *****
2.1K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as unnerving
Read
+Library
Unexpected Night

Unexpected Night

Dua orang terpaut usia yang jauh tetapi satu darah berada didalam dirinya dan satu kalimat yang selalu ia ingat saat mendengar suara berat dan serak itu adalah. “Let me be your nightmare every night.” Arlene berteriak, langsung membuka mata dengan keringat memenuhi keningnya. Napasnya terengah-engah, ia bangun dan melihat ke sekeliling, saat itu juga Arlene membuang napas lega sembari memegangi dada menyadari bahwa itu hanyalah sebuah mimpi buruk. Arlene menyandarkan tubuh ke kepala ranjang, menetralkan napas karena semalam setelah ia pulang dari pameran itu, Arlene benar-benar tidak bisa tidur walaupun sudah meminum obat tidurnya hingga pukul empat pagi dan akhirnya ia pun terpejam berakhir
9.7121.5K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as unnerving
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

Tsabitha jadi semakin gelisah dan tiba-tiba saja bibirnya dingin saat Moreno mulai memainkan bibirnya di dalam bibirnya, Tsabitha tidak tahu harus berbuat apa. “Mas Reno, jangaan ….” ujar Tsabitha sambil melepas bibirnya dan mendorong tubuh laki-laki itu menjauh dari tubuhnya. “Kenapa?” “Aku takut ….” Sebelah alis Moreno terangkat ke atas dengan rasa heran. “Takut apa?” “Aku, aku, aku takut hamil!” sahutnya polos dengan kedua bola matanya yang membulat.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as unnerving
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status