Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REFLECTION

REFLECTION

Sedikit takut dan ragu, Seledri mendekati cermin itu mengambilnya lalu melihatnya. “Pelanggaran ilegal.” Sebuah kalimat singkat yang terucap dari sana. “Apa ini?” tanggap seledri kebingungan. “Cermin itu berbicara padaku? Bayanganku berbicara padaku?” “Berbohong pada dewan universitas.” “Bekerja tanpa visa pekerja.” “Mengatakan bahwa baik-baik saja.” “Kau sedang tidak baik-baik saja, akuilah itu Wang Shi Li.”
103.5K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as bewilderment
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Tanya apa, pak?” “Nak, kenapa hari-hari ini terlihat murung sekali?” “Murung?? Saya kelihatan nampak murung ya, pak?” “Enggak ada masalah, pak. Saya hanya termenung sebentar saja.” “Yakin? Nak, tidak ada masalah?" Merenung berlama-lama tidak baik, nak!"
102.2K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as bewilderment
Read
+Library
Misunderstanding

Misunderstanding

ucapnya, lalu buru-buru pergi, meninggalkan Saga yang masih termangu di tempatnya berdiri, karena bingung melihat tingkah Ara yang tidak sama seperti kemarin. Entah kenapa Ara merasakan debar-debar aneh dalam dadanya saat menatap Saga. Berulang kali dia menanyakan pada diri sendiri, apakah itu cinta atau hanya rasa kagum saja? Pasalnya, Ara sama sekali belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta. Tapi bagaimana jika yang dia rasakan itu benar-benar cinta?
103.1K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as bewilderment
Read
+Library
Remorse

Remorse

“Urusan lo apa?” Skak mat, Frida tak bisa menjawab apapun sekarang. Ia bahkan tak mengerti kenapa dirinya bisa semarah ini. “Gak bisa jawab?” Lagi lagi Raga berhasil membungkam seluruh penjelasannya. Dengan perasaan kesal, Frida menggigit bibir bawahnya hingga setetes darah keluar begitu saja. Raga panik, dengan cekatan mengusap permukaan bibir Nadya lembut.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as bewilderment
Read
+Library
Complicated

Complicated

Tara rasakan hampa yang tiba-tiba datang, kenapa rasanya sangat kehilangan padahal mereka tak lama saling kenal? Karena database Wira yang bermasalah, hari ini bunda terpaksa harus pergi ke sekolah. Bunda perlu segera memperbaiki semuanya demi untuk kelanjutan beasiswa Wira di SMA Dirgantara. Saat itu sedang gerimis dan Wira menunggui sang bunda turun dari angkot. Namun entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba saja bunda sudah masuk duluan ke kawasan aktif belajar, menerobos ribuan peluru air yang jatuh tanpa berniat menepi.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as bewilderment
Read
+Library
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

Mengapa ia sama sekali tidak bisa mengingat kejadian itu? Berbeda dengan Alhena yang menjentikkan jarinya seperti mengingat sesuatu yang hampir dilupakan nya. Iseng, ia menggerakkan lengannya seakan memberitahu pada Erion yang bingung dengan bahasa isyarat dadakan itu. Awalnya Alhena mengira bahwa Erion tidak mengerti apa yang disampaikannya tapi tiba-tiba cowok itu membalas bahasa isyarat nya, hal itu mampu membuat Alhena tertegun.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as bewilderment
Read
+Library
Unknown

Unknown

Radit penuh dengan kepastian. Aku hanya tersenyum datar dan menatap kosong ke depan. Apa ini? Apakah perang besar akan segera dimulai dalam hidupku? Aku sudah mempunyai hidup yang cukup rumit, tolong jangan ditambah lagi. Aku menghembuskan nafas gusar berkali-kali, Radit yang melihat tingkah anehku terlihat kebingungan. Moodku benar-benar hancur pagi ini, aku hanya butuh tempat tidur.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as bewilderment
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Gadis tujuh belas tahun itu abnormal. ***
9.96.2K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as bewilderment
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Hans sesekali menggelengkan kepala guna mengusir rasa pening yang dirasakannya, karena imbas dari bergadangnya kemarin malam. Mendapat pertanyaan yang tidak dimengertinya membuat Felix mengerutkan kening. “Maksudnya? Ucapanku yang mana?” tanyanya balik dan menatap Hans intens. Felix tidak mengingat ucapannya, terlebih kemarin malam ia mabuk cukup berat. “Memangnya aku berkata tentang apa?” tanyanya kembali, sebab ia benar-benar belum bisa menggali semua ingatannya tentang kata-katanya kemarin malam.
9.838.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as bewilderment
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

"Lu pikir gue bodo! Ya gue main amanlah!" "Lu kasih dia apa, Bos, kok dia liar banget?" Seorang dari mereka menunjuk layar handphone si Bos. "Apalagi, ya obat perangsang, lah! Kalo nggak, dia nggak akan semudah itu gue bawa ke kamar." "Pantesan. Gue sampe ngiler liatnya. Si Bos menang banyak, nih!" "Iya, dong. Gue baru kali ini ngerasain yang masih segelan. Yang dulu-dulu mana ada yang segel. Barang bekas semua!"
105.1K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as bewilderment
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status