Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unexpected

Unexpected

Helena bertanya setelah Diandra membukakan pintu untuknya. “Biasa. Papanya,” jawab Diandra sambil mempersilakan Helena masuk. “Untuk Hara.” Helena menyerahkan paper bag yang dijinjingnya kepada Diandra. Setelah mengintip isi paper bag yang diberikan Helena, Diandra menghela napas pelan. “Kamar bermain Hara sudah hampir dipenuhi oleh berbagai macam ukuran unicorn,” ujarnya. “Terima kasih ya,” imbuhnya tulus.
9.838.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai unordinary manhwa
Baca
+Pustaka
My Unexpected Husband ( indonesia )

My Unexpected Husband ( indonesia )

Liam keluar dari kamar mandi dengan handuk yang hanya menutupi bagian pinggang ke bawah dan sehelai handuk yang ia gunakan untuk mengeringkan rambutnya, terlihat tubuh bagian atas Liam penuh dengan otot-otot yang terbentuk sempurna. Tidak ada lemak berlebih di tubuhnya, yang ada hanya otot-otot yang terbentuk secara proposional karena sering berolahraga, di bagian perut terdapat enam otot berbentuk roti yang akan mengoda wanita-wanita di luar sana untuk menyentuhnya.
9.116.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai unordinary manhwa
Baca
+Pustaka
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Pak Anjas memperkenalkan Adam pada OB lain yang akan menjadi partnernya. Adam dengan cepat mengingat tiga orang rekan OB yang akan menjadi rekannya. Wanita yang agak pendek dan berkulit sawo matang bernama Menik, sementara yang agak tinggi dan berkulit sedikit lebih cerah bernama Yaya. Namun, Adam kurang suka dengan sikap ob cowok yang bernama Jafar. Ia terlihat dingin ketika bertemu muka dengan Adam, seolah Adam adalah saingannya. Ia menyalami Adam dan terburu-buru melepaskan genggaman tangannya seolah enggan bersalaman lebih lama dengan Adam.
9.1171.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai unordinary manhwa
Baca
+Pustaka
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Buku impor mahal dengan ilustrasi indah yang dulu dibelikan ayahnya saat ulang tahun Rima. Tia membuka halaman pertama. "Di sebuah kerajaan besar…" suaranya mulai lembut dan mengalun," tinggal seekor burung kecil di dalam sangkar emas." Rima berbalik menghadap sang kakak. Mencari posisi yang paling nyaman. "Sangkarnya cantik banget. Semua orang yang melihat bilang, burung itu pasti bahagia." "Tapi dia nggak bahagia ya, Kak?" tebak Rima prihatin.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai unordinary manhwa
Baca
+Pustaka
Anda juga akan menyukai
Novel Baru Update
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status