Rombongan Pengantin dari Alam Gaib
Suara Nilam terdengar lembut, ia tidak ingin sampai terkesan menyudutkan bapaknya.
"Beda, Neng. Sekarang kita harus belajar menghilangkan tradisi seperti itu. Sudah bukan zamannya," kilah Pak Wahyu, tetap bersikukuh pada pendirian bahwa hal itu sangat bertentangan dengan norma.
Terdengar helaan napas dari Nur. Ia mengubah posisi duduknya menjadi lebih miring agar bisa melihat wajah Pak Wahyu kemudian Nur berkata, "Pak, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Tradisi suatu daerah tidak akan bisa dilenyapkan dengan mudah, apalagi sudah jadi warisan nenek moyang. Nur rasa, tidak ada salahnya mengikuti aturan yang ada, yang penting niat di hati kitanya diperbaiki saja. Bukan untuk menyem