Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Utari

Utari

Utari belum menjawab pertanyannya. Saat itu, Utari memang tidak mempunyai tujuan, rencana, atau apapun. Yang terlintas dipikirannya hanya pergi menjauh dari orang-orang penagih hutang itu. Namun, suatu hari nanti Utari berniat untuk membayar hutang itu dengan jeri payahnya bekerja dirumah ini. "Baik...aku tidak keberatan tuan.." jawab Utari lemah.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
MAHAR 2 JUTA

MAHAR 2 JUTA

kata kiai Dahlan. "Benar! Namun itu hanya untuk lelaki dengan perkerjaan bergaji pasti. Jika mahar kepada perempuan banyak, maka keberuntungan dan keberkahan akan selalu menyertai langkah sang suami," terang ibu Tutik.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

Ta-tapi tadi Gantari memang melihat belatung. "Sepertinya kamu masih lelah, Nduk. Lebih baik kamu istirahat saja. Biar Budhe antar ke kamarmu ya," ujarnya sembari mengamit tanganku.Dengan perlahan aku dan Budhe Lasmi beranjak menuju kamar. ”Nduk, makanlah ini." Suara parau itu membuatku menghentikan langkah kemudian menoleh ke sumber suara. Rupanya dia adalah Mbah Sumarti.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

tanya Gayatri "Gayatri. Aku pasti akan ninggalin kerjaan kotor ini, tapi nanti jika sudah waktunya. Kehidupanku ada di sini. Kamu tahu itu. Jadi, tolong hargai keputusanku!" tegas Sarah. "Tapi aku ingin kita terus bersahabat selamanya, Sar," kata Gayatri. "Kita akan bersahabat selamanya. Sampai maut memisahkan kita," sahut Sarah dengan senyum teduh yang membuat Gayatri merasa aneh dibuatnya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

ketus Utari. **
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
Titimangsa Parasu

Titimangsa Parasu

Kutira datang untuk membantu membawa jasad Begal Barat mundur dari arena pertempuran. Lintang Abang berdiri mematung. Sebenarnya sudah sejak awal ia mengutit dan mengawasi sepak terjang Parasu dari pucuk pohon asem di pinggir arena pertempuran. Hatinya diselimuti kebimbangan apakah turun ke arena pertempuran atau menyelamatkan Parasu dan membawa cucunya menjauh dari pertempuran seperti dulu. Tapi keraguannya lenyap tatkala ia menyaksikan Begal Barat tiba-tiba datang menyelamatkan Parasu dan teman-temannya, meski harus mengorbankan nyawanya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
Prabu

Prabu

jawabnya. “Jelas sekali bukan kalau kamu ingin menghabisi ku,Pak Tua,” ejeknya. “Sudah terluka saja, masih berlagak kau!” teriak salah satu murid dari orang itu. Orang yang di panggil Pak Tua itu segera mengangkat tangannya dan memberi aba-aba untuk segera menyerangnya. Mereka tampak tidak peduli dengan kehadiran Prabu.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Sang Arjuna

Ranjang Panas Sang Arjuna

seru Pak Abraham kesal dia menarik kerah kemeja Arjuna dan mendorongnya sampai tembok. "Kamu ini gila hormat sekali, ya," jawab Arjuna santai. "Bukan gila hormat, tapi kamu memang harus menghormatiku," balas Pak Abraham. Arjuna menyingkirkan tangan Pak Abraham dari kerah bajunya. Sambil tersenyum.dia berkata, *Aku akan menghormati orang yang lebih tua jika mencontohkan hal yang baik padaku," "Kurang ajar sekali," balas Pak Abraham ingin meninju Arjuna lagi. Tali ditepis oleh Arjuna.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

kata Maharani. "Apa yang ingin kau tanyakan, katakanlah sekarang sebelum aku pergi." jawab Utari. "Saat aku mendengar tentangmu jujur saja aku tak percaya ada manusia yang lahir dari sebuah batu kristal. Apakah kau bisa menjelaskannya kepadaku Utari?" tanya Maharani.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Tiba -tiba Brigjend Suta Tidak Meneruskan Omongannya karena Brigjend Andrey Orlov Memberikan Isyarat. "Tunggu Sebentar Brigjend Suta…,Saya pernah Mendengar Cerita Mitos Ini…,Tapi Ini Bukan sekedar Mitos tetapi sebuah Legenda…,Kaum Yang musnah ini kalau tidak salah dalam Cerita itu bernama Yadava…,Kaum Ini Berada Di daerah Hindia…,Mereka terkenal sangat Kuat dan Hebat…,Sampai Bangsa Asura terkuat bahkan sekelas Dewa, Raksasa dan Makhluk lainnya Bisa Mereka Takhlukkan.Kaum Ini Adalah Kaum Yang pada kehancurannya Dipimpin oleh Seorang Raja Yang bernama Raja Khrisna…?,Tokoh bernama Raja Khrisna ini sangat Terkenal,Ada.Kisah Terkenal yang menampilkan Cerita atau Sejarah mengenai Raja Khrisna ini
7.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai utari mahabharata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status