Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pena Ajaib

Pena Ajaib

ucap Ocin seraya mengamati pena di tangannya. Keajaiban pun terjadi beberapa detik setelah Ocin selesai menuliskan kalimatnya. Perubahan diawali dengan pandangan mata Ocin yang mulai kabur saat melihat pena. Selain itu, Ocin yang awalnya dalam posisi berdiri di depan toilet warung, kini dia merasakan pantatnya menepak kursi. Padahal saat itu dia tidak merasa pindah posisi untuk duduk. Dan memang tidak ada kursi di sekitar toilet warung. Perlahan pandangannya terlihat jelas kembali dan betapa terkejutnya dia saat melihat sekarang dirinya berada di....
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai panah arjuna
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA ARJUNA MENCARI CINTA

TUAN MUDA ARJUNA MENCARI CINTA

sahut Jane kepada Arjuna. Sambil menyematkan cincin berlian limited edition milik almarhumah ibunya di jari manis Jane, Arjuna berkata lagi, “Oh ya, Nona Jane. Nama saya, Arjuna Levin. Nama panjang Anda, siapa?” tanyanya kepada gadis itu. “Sa … saya, Jane Calista Cintania.” Tiba-tiba Jane mengingat satu nama di dalam dompetnya tepatnya di sebuah kartu nama.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai panah arjuna
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Giok Karana (Karma Dari Giok Leluhur)

Kebangkitan Giok Karana (Karma Dari Giok Leluhur)

"Aku tidak punya teman sejak Aisha meninggal." "Sekarang kamu punya," sahut Ryan berkata sambil tersenyum. "Mungkin bukan persahabatan yang istimewa, tapi tetap persahabatan." Mama Zola berdiri, menandakan pertemuan ini hampir berakhir. "Arjuna, nama aslimu sangat indah. Arjuna dari Mahabharata adalah prajurit terhebat yang pernah ada, tapi juga seseorang yang berjuang dengan dilema moral."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai panah arjuna
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Arjuna melangkah ke tengah pusaran, menahan angin dengan seluruh tenaga. “Ini gerbang waktu Pajajaran!” teriaknya. “Tapi belum sempurna. Masih ada sesuatu yang menahannya.” Dari balik pusaran, muncul sosok bertubuh tinggi, berselimut kabut hitam, matanya menyala merah seperti bara. Suaranya berat, menggema di udara. “Waktu geus dibangkitkeun, Arjuna Wisangjati... ayeuna rasa kudu diuji.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai panah arjuna
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Menolak Cinta Putra Bangsawan

Terlahir Kembali: Menolak Cinta Putra Bangsawan

jawab Zuhair dengan nada datar. Raynar refleks menoleh ke belakang. Arjuna melangkah masuk mengenakan jubah sutra gelap berhiaskan pola halus yang disulam dengan benang giok putih. Rambutnya disanggul dengan rapi, dihiasi sebilah tusuk giok yang tampak mahal. Penampilannya elegan dan tenang, wajahnya bersih dan tampan. Namun dari ketenangannya itu, jelas terlihat sikap acuh dan angkuh yang tersembunyi. Menyadari tatapan Raynar, Arjuna hanya melirik sekilas. Lirikan itu tampak dingin dan seolah-olah tidak menganggap keberadaan Raynar penting.
9.8252.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai panah arjuna
Tampilkan Ulasan (137)
Baca
+Pustaka
durencherry
Suka banget novel ini, pada harus baca deh. Walaupun awalan ceritanya kurang menarik dari tata bahasa terjemahannya, tapi lama kelamaan bahasanya meningkat menjadi lebih baik, dan semakin seru ceritanya, sepertinya ganti penulis terjemahannya? bagus deh. Penulis aslinya pintar, ceritanya masuk akal.
sitiauren24
mkn ksini mkn kasian sm pradipta, dikehidupan lampau sbg Arjuna, dia dikrbnkn oleh klrga nya sendiri, dia mencintai eli tp tdk bisa mengungkapkan dgn bnr krn brbagai trauma, stlh reinkarnasi, dia mlh nyasar ditubuh pradipta, hny bisa mencintai eli tp tak bisa memiliki, smg hppy ending. up tiap hr y
Baca Semua Ulasan
Sang Panglima Perang

Sang Panglima Perang

Anak panah sengaja tidak mengenai target dan hanya mengenai tanah di samping kaki kuda. “Katakan pada jenderal besarmu, jika ingin menyerang maka seranglah dengan kekuatan maksimal. Tapi jika tak mampu maka jangan gunakan alasan perdamaian untuk memenangkan suatu peperangan!” seru Jing Lei di atas sana. Suara lantang yang bariton menggema terbawa angin, dan memukul mundur utusan Huan dalam hitungan detik. Jing Lei memerintahkan kedua komandan utamanya agar bersiap untuk maju ke medan peperangan, kali ini dia yang akan memimpin langsung penyerangan itu bersama dengan kedua orang kepercayaannya.
8.9300.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai panah arjuna
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Cristi Rottie
Otor dan Zhang Yuan mengucapkan, "Selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2023, selamat menyambut tahun kelinci air. Gong Xi Fa Cai!" Semoga keberuntungan selalu ada di setiap langkah seluruh pembaca, serta segala urusan dan usaha dilancarkan.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Pesona Sang Penakluk

Pesona Sang Penakluk

Seolah baru melakukan sesuatu yang sangat normal. Sikap santai itulah yang membuat para pemburu semakin terpukul. Karena mereka sadar, Rama bahkan belum mengeluarkan kemampuan aslinya. "Hahaha!" Tiba-tiba salah seorang pemburu tertawa keras. "Luar biasa!" "Aku belum pernah melihat panahan seperti itu!" "Wiguna, keponakanmu ini benar-benar berbakat, tapi selama ini malah dia sia-siakan dengan bermalas-malasan."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai panah arjuna
Baca
+Pustaka
Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lahirnya Sang Dewa Pedang

"Silakan serang aku lebih dulu. Aku khawatir jika aku menyerang lebih dulu, kamu tidak akan punya kesempatan menyerang lagi." "Nampaknya putri Lian Yu sangat percaya diri," Jerry Cai berucap lalu langsung menarik pedang yang tersampir di punggungnya. Pedang itu berwarna merah darah dengan ukiran awan merah di bilahnya. Begitu pedang terhunus, aura api yang panas langsung menyebar ke seluruh arena. "Pedang awan Api , Tarian awan Berapi!" Jerry Cai berteriak lalu menerjang ke arah putri Lian Yu dengan kekuatan penuh.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai panah arjuna
Baca
+Pustaka
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

"Tapi ...." "Anindya Jenaya!" Seruan itu tidak hanya mengagetkan hampir seluruh orang di dekat Anin, tetapi juga dirinya yang amat sangat mengenali suara berat dan tegas itu. Seorang pria dewasa yang nampak masih sangat bugar juga tampan di usianya yang sudah mencapai kepala tiga berjalan dengan langkah lebar, bersama tatapan tajam yang sedetik pun tidak terlepas dari Anin.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai panah arjuna
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dewa

Sang Penakluk Dewa

Nindhi adalah pendekar pedang, dia selalu membawa sebilah pedang kecil di pinggangnya. “Lintang, eh! Kusha,” Lintang memberikan tangannya untuk berjabat. Dia hampir saja salah ucap karena masih teringat dengan namanya dahulu. “Nindhi.” Tangan Lintang dan Nindhi saling memegang. Tidak lama dari itu, murid-murid lain juga saling berdatangan. “Hai Kusha, kenalkan aku Manika!” “Aku Tyas!” “Aku Arista!”
9.367.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai panah arjuna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status