Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memory

Memory

Soraya menarik napas panjang, seolah pasokan oksigen untuk tubuhnya menipis. Sekarang ekspresi mukanya berubah marah. "Kalian berbohong, tidak ada berita mengenai pernikahan seorang Aksara Winata!" teriak Soraya, tubuhnya berbalik ke arah keempat temannya. "Apa di antara kalian ada yang tahu?"
108.0K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as verity
Read
+Library
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as verity
Read
+Library
Exit

Exit

April mengepalkan tangannya menopang dagu, seolah gemas karena kami habis menonton drama teater tadi. “Yang benar kamu, Pril?” Salah satu dari mereka bertanya memastikan, melebarkan mata, mendekatkan wajah ke April. April mundur selangkah, mengangguk pelan tiga kali. “Serius, Lin?” Mereka ganti menatapku. Aku menjawab “iya”, mengangguk.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as verity
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ours6boleusiaku
ujar Sean remeh, semakin menyulut amarah pria itu. Dastan tertawa. "Jangan terlalu mudah percaya dengan penglihatan mu Sean, karena yang kau lihat belum tentu kebenaran." cercah Dastan memperingati pria sombong itu. "Mata tidak pernah salah Dastan." balas Sean dengan senyum miring. "Kau benar mata memang tidak pernah salah, tapi manusia yang terlalu cepat menghakimi tanpa mencari tahu kebenaran terlebih dulu." lirih Dastan.
9.911.1K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as verity
Read
+Library
Why

Why

Tidak lain ketika ia pikiran terus tentang segala hal berkaitan dengan Aina. Setelah sampai di parkiran, ia mulai memasuki mobil SVU berwarna putih. Setelah itu ia mulai mengendarai dengan sedikit kecepatan, saat ia tengah mengendarai mobil. Tiba-tiba ponselnya berdering, dan menunjukkan nomer telepon yang sudah sangat ia kenal. Dengan sedikit senyuman, ia memasang earphone di telinganya tanpa harus memegang ponsel canggih yang berada di kotak kecil samping ia mengemudi.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 410 Times as verity
Read
+Library
SANG PENAKLUK MAFIA

SANG PENAKLUK MAFIA

"AARGGHHHHH!" *** *****
9.8102.2K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as verity
Read
+Library
Revenge

Revenge

Glagah terbangun saat matahari menyusup dari balik tirai. Dia melihat Diara masih terlelap. Dengan pelan, dia beranjak bangun dan segera mengambil laptopnya. Semalam ada notifikasi email masuk dengan prioritas tinggi. Selamat malam, Ini file dari hasil audit PT. Daya Cipta, ada beberapa catatan merah yang perlu digaris bawahi. Tolong di kroscek.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as verity
Read
+Library
Unknown

Unknown

“Nyet gak ada cowok-cewek itu temenan atau sahabatan, pasti salah satunya nyimpen rasa” “Enggak nyet suer, lu kek gak percaya banget sama temen lo jadinya” “Berapa persen lo bisa yakin? Entah itu elu apa Adira pasti salah satunya bakal nyimpen perasaan. Dengerin gue kali ini aja kalo lo beneran pengen lulus dengan selamat dari fakultas ini. Lo sendiri yang bilang niat lo kuliah cuma pengen cepet lulus”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as verity
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status