Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

"Bu, Ayah dan Tante Anisa saling mencintai. Ibu nggak malu setelah menghalangi mereka selama 20 tahun lebih?" "Ibu masih melajang setelah bercerai, Tante Anisa nggak akan tenang, sebaiknya ibu segera menikah lagi. Kasihanilah aku dan kakak. Kalau Tante Anisa bahagia, kami juga bahagia." Setelah aku mengadakan acara pernikahan untuk kedua anakku dan melunasi cicilan rumah, suamiku membawa pelakor wanita kaya raya ke rumah. Anak-anakku memaksaku bercerai dan menikah lagi. Karena anak-anakku terus memaksa, aku terpaksa menikah lagi. Awalnya, aku murni ingin menjalani kehidupan rumah tangga yang sederhana, ternyata suamiku adalah seorang CEO sebuah perusahaan. Setelah mengetahui identitas suamiku, kedua anakku merasa menyesal.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Dikhianati Sahabat Kecil, Aku Menikahi CEO Mandul

Dikhianati Sahabat Kecil, Aku Menikahi CEO Mandul

Setelah kakakku kehilangan kewarasannya, perjanjian pernikahan dengan Keluarga Zony pun jatuh ke tanganku. Aku dengan bahagia menikahi pemuda yang selama ini kusukai, namun pada malam pertama pernikahan, aku justru tidur sendirian. Aku menjadi bahan tertawaan seluruh kota Dumai. Kemudian, karena aku mengetahui rahasia kakakku, dia menabrakku dengan mobil hingga mati dan membuang jenazahku ke hutan. Saat membuka mata kembali, aku kembali ke hari di mana perjanjian pernikahan itu ditukar. Zony sedang memeluk kakakku yang kehilangan kewarasannya dan mencium jemari tangannya dengan penuh ketulusan. “Lina, tak peduli kau jadi seperti apa, kamu tetaplah wanita yang paling kucintai.” Aku pun berbalik tanpa ragu dan menerima lamaran dari Gunawan, CEO yang tak bisa punya keturunan. Namun kali ini justru Zony menangis tersedu-sedu dan memohon agar aku kembali padanya.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Kobaran Masa Lalu

Kobaran Masa Lalu

Suami dan anakku sama sekali tidak menghargaiku. Mereka malah membawa wanita lain yang baru saja bercerai, pulang ke rumah kami. Wanita itu licik dan penuh tipu muslihat. Dia terus mengadu dombaku dan suamiku, membuat kami jadi bertengkar. Karena sudah tidak tahan lagi, aku pun mengusir wanita itu dari rumah. Namun, suami dan anakku justru marah. Suamiku menyebutku cemburu buta dan tidak punya belas kasihan. Dia bahkan menyebutku tidak sebanding dengan wanita itu. Dan kalaupun harus ada yang pergi, akulah yang harus pergi. Bahkan anak yang sudah kukandung selama sembilan bulan pun lebih memihak wanita itu. Dia juga memaksaku minta maaf, kalau tidak, dia enggan menganggapku ibunya lagi. Hatiku hancur melihat suami dan anakku lebih memihak wanita lain. Aku pun memutuskan untuk bercerai. Wanita itu baru menunjukkan dirinya yang sebenarnya di hari aku dan suamiku mau bercerai. Dia sengaja mengunciku di kamar dan meledakkan tabung gas. Ketika suamiku yang merupakan tim pemadam kebakaran tiba, dia malah sibuk menyelamatkan wanita itu karena menganggapku sudah mati terbakar. Suami dan anakku sampai kaget ketika kami bertemu lagi, "Kamu bahkan sampai pura-pura mati demi membuat kami menderita ...."
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Harapan Anak Menggantikan Aku

Harapan Anak Menggantikan Aku

Putraku tiba-tiba bilang dia terkena leukemia. Keinginan paling utamanya adalah melihat Tante Eva mengenakan gaun pengantin. Suamiku juga ikut menimpali. "Cuma nikah dengan Eva saja. Setelah putra kita menjalani pengobatan dengan tenang, kita baru nikah lagi." Aku pun menyetujui permintaan ini dan bercerai dengan suamiku. Tak lama kemudian, dari unggahan Instagram putraku, aku melihat putraku menghadiri pernikahan suamiku dengan teman masa kecilnya dengan penuh semangat. Judul unggahan itu tertulis : [Aku menjadi saksi dari kebahagiaan ayahku. Hari ini lagi-lagi aku tersentuh oleh perjuangan cinta sejati.] Aku tersenyum dan mematikan ponselku. Sembari memegang tangan orang di sebelahku, aku pun naik pesawat ke Navala.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Aku pergi menonton konser penyanyi favoritku sendirian. Saat sesi permintaan lagu, aku sangat gembira, berdoa semoga aku menjadi penonton yang beruntung. Namun detik berikutnya, suamiku yang sedang dalam perjalanan bisnis muncul di layar lebar dan di sebelahnya adalah cinta pertamanya, Desi Maulanda. “Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.” Seluruh penonton bersorak, merayakan cinta mereka. Hanya aku yang menangis. Saat sesi permintaan lagu berikutnya, aku melihat wajahku yang berlinang air mata muncul di layar lebar. “Aku juga akan meminta lagi ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke masa lalu aku tidak akan pernah menerima lamaran Martin.”
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabat terbaikku, Maya, terbang dari Miama untuk menemaniku di minggu pesta lajangku. Hari-hari terakhir kebebasanku. Dia bersikeras merayakannya dengan acara malam khusus wanita di rumah, memesan semua makanan pesan antar favoritku. Dia memintaku memegang ponselnya dan menunggu. Tiba-tiba, layar ponselnya menyala. Sebuah pesan dari seorang pria. Foto tanpa baju. Aku pun membaca pesan itu. [ Aku butuh kamu malam ini. ] Kemudian, pesan itu disusul foto lain lagi. Foto mainan seks dan perlengkapan bondage seperti yang di film. Wajahku terasa panas. Jantungku berdegup kencang. Tanpa disengaja, aku baru saja masuk ke kehidupan rahasianya. Namun, gambar berikutnya membuatku diam terpaku. Foto close-up dada pria itu. Sebuah bekas luka bergerigi yang kukenal lebih baik daripada diriku sendiri. Itu milik tunanganku, Lucian Caraka.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Kepergian bayiku, Kematian Pernikahanku

Kepergian bayiku, Kematian Pernikahanku

Saat menyadari aku tidak mengajukan satu pun permintaan kebutuhan rumah tangga selama tiga hari ini, ini pertama kalinya dalam beberapa bulan ini Adrian sendiri yang meneleponku. Adrian berkata dengan nada halus dan sabar, "Sarah, kliniknya sudah dibereskan dan berkasmu kembali diprioritaskan. Lihatlah. Ketika kamu nggak mempersulit keadaan dan belajar bagaimana caranya keluarga ini bekerja, aku akan pastikan kamu terurus." Nada bicara Adrian selalu terdengar paling lembut saat mengingatkanku siapa yang sebenarnya memegang kendali. Namun, yang tidak diketahuinya adalah surat perceraian sudah disiapkan saat namanya muncul di layarku. Dari luar, aku memang terlihat seperti memiliki segala yang diinginkan seorang wanita. Dari vila yang dilengkapi penjagaan, sopir yang siap dipanggil, pakaian desainer, dan marga dari salah satu pria yang paling ditakuti di kota. Namun, hampir semuanya bukan benar-benar milikku. Kartu-kartuku diawasi dan pemakaian uang tunai pun harus disetujui. Staf juga harus menerima perintah dari Vivian terlebih dulu, baru mau mendengarkan permintaanku. Bahkan anggaran pakaian, jadwalku, dan akses ke kantor keluarga pun semuanya berada di bawah kendali Vivian. Adrian bilang ini demi kemudahan. Tiga hari yang lalu, aku dilarikan ke klinik pribadi dengan kondisi darah merembes melalui gaunku. Sementara itu, seorang dokter bilang masih ada kesempatan untuk menyelamatkan bayi di kandunganku jika segera membayar dana darurat pada klinik. Aku menelepon Adrian sampai tanganku gemetar. Namun, Vivian menunda transfer uangnya. Awalnya, alasannya adalah tidak ada otorisasi langsung dan jumlah nominalnya pun terlalu besar. Selain itu, Adrian sedang rapat dan tidak bisa diganggu untuk sesuatu yang mungkin tidak serius. Saat transfer uangnya akhirnya masuk, semuanya sudah terlambat. Bayiku sudah tiada. Aku bisa bertahan hidup bersama Adrian karena dua alasan, yaitu aku mencintainya dan aku percaya dia akan memilihku saat menghadapi masalah yang benar-benar penting. Namun, aku salah dalam kedua hal itu. Anakku dengan Adrian mati terlebih dulu, lalu pernikahanku ikut mati bersamanya.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Membalaskan Dendam Anakku

Membalaskan Dendam Anakku

Setelah enam tahun menikah dengan Farel, aku akhirnya hamil anaknya. Namun, dokter tampak sangat terkejut setelah mendengar nama Farel Merza. "Nyonya Keluarga Merza sudah melahirkan seorang putra di rumah sakit kami dua tahun lalu. Saya ingat dengan jelas, beliau adalah seorang artis terkenal dan sangat serasi dengan Pak Farel." Aku tidak percaya dan segera berkata, "Apa yang kamu katakan? Kami sudah menikah secara resmi dan punya akta nikah!" "Nggak mungkin saya salah. Pak Farel adalah sosok terhormat dan memiliki hubungan yang sangat baik dengan istrinya. Beliau selalu menemani beliau dalam semua acara ...." Perawat di samping ngobrol, "Sekarang ada aja orang di dunia ini. Bahkan berani sebut sebagai istri Pak Farel. Nggak takut diusir dari kota ini ya?" Aku meninggalkan rumah sakit dengan sedikit harapan. Namun, aku benar-benar hancur ketika pengacara memberitahuku bahwa akta nikahku adalah palsu. Mataku berkunang-kunang. Aku tidak bisa lagi mendengar suara di sekitarku. Aku akhirnya mengerti. Dia tidak pernah menjadi suamiku, dia juga sama sekali tidak mengharapkan anak di dalam perutku. Aku menghubungi nomor telepon rumahku. Aku bersumpah akan membuat pembohong tak berperasaan ini masuk ke neraka!
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Melepaskan Identitas Sebagai Istri Bos Mafia

Melepaskan Identitas Sebagai Istri Bos Mafia

Aku adalah pembunuh paling terampil sekaligus penasihat kepercayaan sang bos mafia, Alexander, dan juga istri rahasianya. Namun, selama lima tahun pernikahan rahasia kami, dia tidak pernah mengizinkan putra kami memanggilnya "Papa". Dia selalu berkata bahwa keluarga-keluarga musuh terus mengawasi kami dan aku serta putra kami adalah satu-satunya kelemahannya. Semua itu, katanya, demi melindungi kami. Aku memercayainya, lalu diam-diam membantunya mengurus seluruh urusan keluarga, sampai cinta pertamanya, Bella, kembali dengan seorang anak laki-laki berusia lima tahun. Dia bahkan memesan seluruh taman bermain hanya untuk mereka berdua bermain seharian. Hari itu adalah ulang tahun putraku. Dia dengan keras kepala menunggu papanya pulang, memeluk kue yang perlahan meleleh di tangannya. Saat itu, harapanku benar-benar hancur. Aku menelepon seseorang dan berkata pelan, "Tolong hapus identitasku dan Leo. Hapus semua informasi tentang kami." Namun, ketika aku dan putraku benar-benar menghilang, bos mafia yang berkuasa itu justru menjadi gila, menyisir seluruh dunia, dan mencari jejak kami tanpa henti ....
41.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 837 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Meninggalkan Bos Mafia Bersama Anakku

Meninggalkan Bos Mafia Bersama Anakku

Di tahun ketujuh pertunangan dengan Benedict Liander, dia mewarisi seluruh harta dari kakaknya yang telah meninggal. Termasuk istri kakaknya, Diana Lowi. Setiap kali setelah tidur bersama Diana, Benedict selalu memeluk dan menghiburku, “Jenny, sabar ya. Setelah Diana hamil, kita baru mengadakan pesta pernikahan.” Itulah satu-satunya syarat keluarga mafia di Wilayah Noesa, agar Benedict bisa menjadi bos besar mafia yang baru. Setelah kembali ke dalam negeri setengah tahun lalu, Benedict sudah pergi ke kamar Diana sebanyak 59 kali. Dari awalnya sebulan sekali, kini hampir setiap hari dia pergi. Akhirnya, pada kunjungan ke-60, aku melihat tunanganku keluar dari kamar Diana dan kabar baik pun datang. Akhirnya Diana hamil. Namun bersamaan dengan itu, Keluarga Liander mengumumkan bahwa Benedict dan Diana akan menikah. “Ibu, ada yang mau menikah di rumah?” Aku memandang ruangan yang dihias dengan meriah oleh penyelenggara pernikahan, lalu dengan dingin menggendong anakku yang polos, menjawab, “Iya, ayahmu akan menikah dengan orang yang dia cintai. Jadi, kita harus pergi dari sini.” Yang Benedict tidak tahu, Keluarga Marilin sudah menjadi keluarga mafia yang bisa menandingi Keluarga Liander. Dan aku, Jenny Marilin, putri bungsu yang paling dimanja Keluarga Marilin, tidak akan pernah terkekang oleh pernikahan.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai volume up
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status