Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketagihan Menjadi Penguntit

Ketagihan Menjadi Penguntit

Diawasi oleh pria asing saat sedang naik kendaraan umum, selangkah demi selangkah memasuki perangkap ....
5.1K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as volume up
Read
+Library
Tak Ada yang Kedua

Tak Ada yang Kedua

Di tahun kelima pernikahanku dengan Anto, gadis yang ia simpan di hotel akhirnya terungkap ke publik, menjadi perbincangan semua orang. Untuk menghindari tuduhan sebagai "pelakor", Anto datang kepadaku dengan membawa surat cerai dan berkata, “Profesor Jihan dulu pernah membantuku. Sebelum beliau meninggal, dia memintaku untuk menjaga Vior. Sekarang kejadian seperti ini terungkap, aku tak bisa tinggal diam.” Selama bertahun-tahun, Vior selalu menjadi pilihan pertama Anto. Di kehidupan sebelumnya, saat mendengar kata-kata itu, aku hancur dan marah besar, bersikeras menolak bercerai. Hingga akhirnya aku menderita depresi berat, tetapi Anto, hanya karena Vior berkata, “Kakak nggak terlihat seperti orang sakit,” langsung menyimpulkan bahwa aku berpura-pura sakit, menganggap aku sengaja bermain drama. Dia pun merancang jebakan untuk menuduhku selingkuh, lalu langsung menggugat cerai. Saat itulah aku baru sadar bahwa aku selamanya tak akan bisa menandingi rasa terima kasihnya atas budi yang diterimanya. Dalam keputusasaan, aku memilih bunuh diri. Namun ketika aku membuka mata lagi, tanpa ragu, aku langsung menandatangani surat cerai itu. Tanpa ragu, aku menandatangani surat perjanjian cerai itu.
27.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as volume up
Read
+Library
Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun

Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun

Ketika sedang membantu suami membersihkan laptopnya, aku tak sengaja membuka sebuah folder. Ada ribuan video vulgar di dalamnya. Pemeran utamanya adalah suami dan sahabat baikku. Setelah melahirkan, suamiku bilang ada masalah kesehatan pada tubuhnya, sehingga tidak bisa berhubungan intim. Jadi, dia tak pernah menyentuhku dan kami hanya menjalani cinta platonis selama empat puluh tahun. Aku menghabiskan sepanjang hidup dengan kerja keras, melahirkan dan membesarkan anak-anak. Pada akhirnya, semua ini ternyata adalah sebuah kebohongan besar.
9.3127.6K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as volume up
Read
+Library
Jalinan Cinta Ini Hanya Alat Pemuas Gairahnya

Jalinan Cinta Ini Hanya Alat Pemuas Gairahnya

Lima tahun menjalin cinta diam-diam dengan adik sahabatku, ternyata baginya aku hanya alat untuk belajar mencintai ....
1.3K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as volume up
Read
+Library
Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!

Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!

Ketika kembali ke hari saat aku dan kakakku harus memilih calon suami, aku tiba-tiba menyadari bahwa aku bisa mendengar suara hati orang lain. Aku mendengar kakakku berkata dalam hati, 'Kali ini, aku harus memilih suami yang bagus lebih dahulu!' Lalu dia segera menarik pergi pria yang menjadi suamiku di kehidupan sebelumnya, pria yang tampak lembut dan baik. Dan pria yang di kehidupan lalu memukulinya setiap hari, pria kasar itu, dia tinggalkan untukku. Aku tersenyum. Dia benar-benar mengira pria yang dulu kunikahi itu adalah pria baik?
13.5K viewsCompletedAdded to Library 405 Times as volume up
Read
+Library
Meniti Ulang di Usia Senja

Meniti Ulang di Usia Senja

Di hari ulang tahun pernikahan kami, aku membersihkan rumah dan menemukan sebuah album foto. Ternyata, setiap tahun di hari ini, suamiku selalu mengambil foto pernikahan bersama cinta sejatinya. Dari usia 40 hingga 60 tahun, dari rambut hitam hingga beruban, selama dua puluh tahun dia tidak pernah absen. Di balik setiap foto ada tulisan tangan suamiku: "Cinta abadi selamanya." Jika yang dia cintai bukan aku, aku tidak perlu lagi mencucikan bajunya, memasak untuknya, mengurus anak, hingga merawat cucu. Setengah hidupku telah kujalani dengan sia-sia, tetapi tidak ada kata terlambat untuk berubah sekarang.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 329 Times as volume up
Read
+Library
Antara Mantan dan Selingkuhan

Antara Mantan dan Selingkuhan

Hilda Wardani
"Mon, kamu inget kejadian semalem?" tanya Rafka memastikan. "Ehm, iya ... terus?" "Terus?" Rafka menaikan volume suaranya, mengulang ucapan Mone. Ia tidak mengerti dengan jawaban Mone. Mengapa Mone bisa sesantai itu jika dia mengingatnya? "Ah, I got it! Kamu gak usah khawatir, ini bukan masa subur aku kok, jadi aku gak akan hamil." Setelah delapan tahun menghilang, Mone kembali muncul dalam hidup Rafka. Pada pertemuan pertama mereka kembali, terjadi sebuah insiden yang tidak disengaja. Mone tidur dengan Rafka. Saat Rafka terkejut setengah mati, Mone justru tampak santai menghadapinya. Mantan kekasihnya sudah tidak seperti dulu, dan Rafka tidak baik-baik saja akan hal itu. Terlebih saat mengetahui bahwa kini Mone menjalin hubungan dengan kakak tirinya sendiri yang sudah memiliki istri dan anak.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as volume up
Read
+Library
BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

Gilang Pratama adalah mahasiswa Teknik Elektro tingkat pertama di Universitas Jayakarta—cerdas, pendiam, dan nyaris tak pernah menarik perhatian siapa pun. Hingga suatu hari, sebuah keteledoran kecil membuatnya terpergok oleh Mayang, dosen yang dikenal dingin dan ditakuti mahasiswa. Volume maksimal yang dipasang Gilang jelas mengaburkan suara apapun yang berada di sekelilingnya. Gilang yang mulai meresapi video kedua yang ditontonnya, tanpa sadar menggosok-gosok bagian bawah tubuhnya dengan santai. Wanita itu melihat dengan jelas apa yang sedang ditonton Gilang. Namun, bukannya menegur, Mayang Sari – Ibu Dosen di kampus itu malah berputar dan duduk di sebelah mahasiswanya. Gilang yang terkejut buru-buru mematikan video yang tengah di tontonnya, dan segera menjauhkan ponselnya dari pandangan Mayang. "Butuh bantuan?"
1043.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as volume up
Read
+Library
Mengubah Cinta Lampau Yang Menyakitkan

Mengubah Cinta Lampau Yang Menyakitkan

Di malam valentine, aku bertemu dengan sahabat kecil tunanganku di depan sebuah bar. Dia tampak seperti habis diracuni, tak sadarkan diri. Kali ini, aku pura-pura tidak melihatnya dan langsung berbalik pergi. Di kehidupan sebelumnya, aku sama sekali tidak mengenalnya. Karena niat baik, aku menolongnya. Tapi, malah tanpa sengaja melihat ada tato nama tunanganku di tulang selangkanya. Awalnya, aku kira itu hanya salah paham. Tapi sesaat kemudian, saat aku membantu mengangkat teleponnya, aku mendengar suara tunanganku dari ponselnya. Karena marah dan cemburu, aku pun memutuskan sambungan telepon itu dan mengabaikan 99 panggilan tak terjawab darinya. Aku baru pergi setelah memastikan dia sudah baik-baik saja di hotel milik keluargaku. Siapa sangka, dia malah menjadi korban pelecehan malam itu. Karena merasa memalukan, dia memilih mengakhiri hidupnya. Setelah kebenaran terungkap, tunanganku tetap pura-pura tidak tahu apa-apa, bahkan tetap menggelar pesta pernikahan megah untukku. Namun, di hari aku mengetahui kehamilanku, dia malah mematahkan kedua kakiku dan mengurungku di rumah. Aku sangat terpuruk dan bertanya kenapa padanya. Dia malah tertawa gila-gilaan. “Kalau bukan karenamu, Luna nggak akan jadi korban pelecehan, dia juga nggak akan bunuh diri! Ini semua salahmu!” Tak kusangka, saat membuka mata lagi, aku malah kembali ke hari di mana aku bertemu sahabat kecilnya di depan bar.
12.0K viewsCompletedAdded to Library 310 Times as volume up
Read
+Library
Perpisahan Dua Hati

Perpisahan Dua Hati

Menjelang akhir tahun, kalangan sosialita di Kota Wastu mengatakan lebih baik memujaku daripada memuja dewa kekayaan. Karena setelah rujuk dengan mantan suamiku, aku menjadi istri paling materialistis di Kota Wastu. Aku tidak peduli lagi betapa Aswin mencintai wanita itu. Bahkan saat putraku memanggil wanita itu "Ibu", aku juga tidak ambil pusing. Namun, hanya ada satu aturan baru di rumah. Setiap menyebut nama Rosa, harus bayar denda 200 juta padaku. Dengan cara ini, kurang dari dua minggu, aku berhasil mengumpulkan uang 60 miliar. Pada hari perayaan ulang tahun pernikahan kami, Aswin dan putraku menyebut nama Rosa lagi. Wajah mereka berdua menegang, sedangkan aku hanya mengulurkan tangan dengan santai. "Denda 200 juta, transfer ke rekeningku." Putraku akhirnya tidak bisa menahan emosinya lagi, lalu menatapku dengan muak. "Ibu benar-benar matre, ya. Nggak ada hal lain yang ibu pikirkan selain uang? Hal sepele begini saja, kami harus bayar denda, Ibu memang kalah jauh dari Bibi Rosa." Aku tidak membantah, hanya mengulurkan tangan ke arah putraku. "Denda 200 juta, karena kamu yang sebut duluan, kamu juga kena denda."
1.4K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as volume up
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status