Di Antara Dua Dunia
Lalu potongan itu berubah—menjadi masa depan yang belum terjadi: dunia di mana Menara runtuh, dunia di mana Haneul sendirian, dunia di mana Hamin menjadi penguasa dingin Seowon.
Tapi di antara semua itu, satu gambar bersinar lebih terang: Haneul dan Hamin berdiri bersama di antara dua dunia, tangan mereka terbuka, dan cahaya membelah langit—bukan memisahkan, tapi menyatukan.
“Aku tahu apa yang harus kita lakukan,” bisik Haneul.
Ia melepaskan tangannya dari Hamin, melangkah ke tengah ruangan yang kini menjadi pangkal semua realitas. Ia mengangkat kedua tangannya. Cahaya mulai berdenyut dari tubuhnya.
Hot Chapters