Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mimpi Terburuk

Mimpi Terburuk

Ujar Gunawan, Via menatap tajam wajah Gunawan. "Saya paham betul karakter para pembunuh, apalagi psikopat mbak, karena sudah bertahun tahun menjalani tugas saya, mereka rata rata tidak akan puas dan tidak akan berhenti sebelum mangsa mereka berhasil di bunuh, tidak akan ada yang bisa menghentikannya." Ujar Gunawan.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai wajah seorang pembunuh
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Mahkota darah mengelilingi kepala pria itu. Pembunuh yang tewas itu bertubuh gempal dan botak, dengan telinga yang ditindik dan janggut yang dipilin menjadi kepang pendek di bawah dagunya. Seperti dugaanku, dia mengenakan baju zirah, tapi itu bukan baju zirah seorang penjaga. Aku menarik napas panjang dan memejamkan mata sejenak, menelan sedikit rasa bersalah.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai wajah seorang pembunuh
Baca
+Pustaka
Gadis Pencuri Hati Tuan Polisi

Gadis Pencuri Hati Tuan Polisi

Bahkan untuk sekedar rasa bersalah saja, tak sedikit pun terlihat di wajahnya. Dari raut wajahnya, tak terlihat ada seujung kuku pun rasa penyesalan, bahkan setelah tangannya berlumuran darah dengan membunuh dua nyawa yang tak sepenuhnya berdosa. Benar-benar gambaran nyata, dari seorang pembunuh berdarah dingin atau yanh biasa disebut sebagai pshycopath.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai wajah seorang pembunuh
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Wajahnya sudah hancur ditusuk dan tidak mungkin untuk bisa dikenali lagi. Wanita yang membunuhnya itu tampak sangat ketakutan. Dia sama sekali tidak menyadari kedatangannya. Dia masih terus mengulangi aksi pembunuhan itu di depannya. Wajah dan tubuhnya berlumuran darah. Bahu yang tampak dengan kulitnya yang putih bersih dipenuhi dengan percikan darah di atasnya. Itu adalah pemandangan yang sangat mengejutkan.
984.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai wajah seorang pembunuh
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

Dan untuk itu, ia memanggil The Killer—pembunuh bayaran paling mematikan yang ada. The Killer hadir dengan wajah yang sama sekali tak mencerminkan reputasinya. Berkacamata tebal, berpenampilan seperti kutu buku biasa, ia tampak seperti orang yang lebih sering menghabiskan waktu di perpustakaan daripada di medan perang. Tapi di balik kacamata itu, tersembunyi seorang algojo yang tak hanya menghabisi nyawa lawannya, tapi juga menghapus jejak keberadaannya. Tidak ada bukti yang tersisa, seolah-olah korban-korbannya tak pernah ada di dunia ini.
1029.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai wajah seorang pembunuh
Baca
+Pustaka
Mafia Cantik Dan CEO buruk Rupa

Mafia Cantik Dan CEO buruk Rupa

Namun, siapa sangka di balik wajah imutnya ternyata ia seorang pembunuh bayaran profesional. Gilbert mengelus pipi putih mulus milik La Rossa, ia menyibakan rambut-rambut halus di keningnya dan mengecupnya.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai wajah seorang pembunuh
Baca
+Pustaka
Penguasa Benua Timur

Penguasa Benua Timur

Tanpa perlu bertanya, seseorang seharusnya sudah memahami jika Blood Moon Killer menganggap mereka memiliki hak penuh untuk menghabisi para saksi. “Ya, ketimbang membuat paman repot, bukankah lebih baik paman membiarkan kami lewat?” Wangji mengangguk tanpa rasa takut ke arah pembunuh dari Blood Moon Killer. Pernyataan Wangji membuat pria berjubah hitam memisahkan kepala dan tubuh Wangji dalam sekali serangan.
9.41.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53.1K kali sebagai wajah seorang pembunuh
Tampilkan Ulasan (553)
Baca
+Pustaka
Khoirul N.
para pembaca Budiman, aku penggemar Zhou Fu & menunggu kehadirannya. tapi saat ini othor kita memang lagi repot banget di dunia nyata. sejujurnya Ka Banin juga pengen up secepat & sebanyak mungkin. tapi ada kegentingan di dunia nyata yang harus dihandle dulu. so, keep sabaaaaar. kita doain yg ter...
Asep Saprudin
jadi setelah chek in.. males baca cerita yg lain.. hingga bab chek in pun melimpah... sabar aja Boss ku rezeki orang itu gak ketukar kok.. sabar ikhlasin aja.. itung2 sedekeh... moga2 ada Rezeki dari pintu lain yg gak disangka2.. Terutama Sehat jasmani dan rohani... itu aja... maaf jadi sotoy............
Baca Semua Ulasan
MAWAR

MAWAR

Nico terkekeh, "hei aku bukan seorang pembunuh, tenang saja aku tidak akan membunuh mu." Mawar semakin panik karena dia tidak bisa kabur dari Nico, tentu saja Nico seorang pembunuh, dia masih ingat dulu bagaimana pria itu membunuh seseorang yang pria itu fikir selingkuhannya di depan matanya dengan jelas, membuat Mawar memiliki rasa trauma. "Aku harap kau tidak melupakan bagaimana kau membunuh pria malang itu dengan sadis, dasar bedebah!" Kobaran kebencian terlihat jelas di mata Mawar. Kedua alis Nico terangkat, senyum miring terukir di wajahnya. "Begitukah? Aku harap kau tidak lupa, kau yang membiarkan itu terjadi, sayang."
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai wajah seorang pembunuh
Baca
+Pustaka
Sang Legenda Dewa Pedang

Sang Legenda Dewa Pedang

“Oh? Sudah sepuluh tahun. Aku sudah tidur lama sekali!” Pria tua itu berjalan keluar dari bayang-bayang, dan seberkas cahaya mendarat di wajahnya. Wajahnya yang tua dipenuhi dengan kerutan, tetapi wajahnya ramah dan tidak pada tempatnya di tengah lingkungan. Jika seseorang hanya melihat penampilannya, tidak ada yang akan mengira bahwa lelaki tua yang tampak baik hati itu sebenarnya adalah pembunuh bayaran teratas di dunia, Mo Wuhui dari Asura Hall.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai wajah seorang pembunuh
Baca
+Pustaka
Kultivator Inti Semesta

Kultivator Inti Semesta

Namun, meskipun proses kematian mereka tetap menjadi misteri, sosok pembunuhnya terlihat sangat jelas di dalam cermin. Seorang pemuda berdiri tegak di antara kepulan asap. Wajahnya dingin, matanya tajam seperti mata pedang yang telah diasah selama ribuan tahun. Ia mengenakan jubah sederhana, tetapi auranya begitu menekan, seakan ia adalah satu-satunya penguasa di tempat itu. Tatapan pemuda itu tidak menunjukkan sedikit pun emosi. Sama sekali tidak ada jejak rasa bersalah, tidak ada kesenangan, bahkan tidak ada kebencian.
9221.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai wajah seorang pembunuh
Tampilkan Ulasan (106)
Baca
+Pustaka
Seutou kisaki
izin promosi novel judul : terkuat dari yang terkuat sinopsis: Dalam dunia sihir yang dibagi oleh kasta dan penindasan, Lennos, seorang cucu dewa terkuat, terpaksa melarikan diri setelah dituduh membunuh seorang pangeran ambisius. Menghadapi pengkhianatan dan kehilangan semuanya. genre - fantasi
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status