PENDEKAR TAPAK DEWA
“Tapi masalahnya, apakah para Amancawi yang cantik-cantik ini mau menjadi teman hidup kami yang jelek-jelek ini?”
“Ah, kau ada-ada saja...!”ucap La Mudu sembari tersenyum mesem.“Yang jelek itu adalah perilaku dan hati, bukan wajah. Setampan apa pun wajah, tetap jua akan termakan usia, Kakanda Parange.”Ia menoleh ke samping, “Bukankah begitu Amancawa semua...?”
Dengan malu-malu para wanita bekas simpanan para perwiranya Sangiang itu menjawab, “Benar sekali, Amania Mudu...!”