Cahaya Hidupku
Aku pun menikah dengannya, seolah itu adalah hal yang paling wajar.
Sehari setelah aku menerima ijazah kelulusan universitas, pagi-pagi buta dia bersandar di sisi ranjangku.
"Vina, kita buat akta nikah yuk."
Hari itu juga, kami menjadi suami istri.
Dalam mimpi, hamparan mawar merah menyala memenuhi rumah baru kami.
Dia berlutut di atas ranjang, dengan lembut menciumku.
Dia berkata, "Vina, kita akan sebahagia ini seumur hidup."
Hot Chapters