Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Amanda

Amanda

Joshua menekan sebuah remote control berukuran kecil. Tak lama kemudian seorang pembantu rumah tangga yang masih muda muncul berlari-lari kecil dan membukakan pagar tinggi yang berwarna putih. Mobil berwarna silver itu lalu meluncur melewati pagar yang sudah terbuka lebar dan berhenti di depan teras rumah. “Mampir dulu ke rumah saya, Miss,” ajak Oma Merry ramah. “Oh, lain kali saja, Oma. Saya lihat Celine udah capek. Dia sudah menguap dari tadi,” tolak Amanda sopan. Muridnya itu memang kelihatan sudah mengantuk.
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 603 Times as walden
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

“Jauh Bu, satu jam lebihlah akses kesana.” “Jauh sekali. Makanya cari rumah itu yang strategis, deket pasar, deket minimarket gitu. Enggak pedalaman kayak gini.” What? Pedalaman Ibu bilang? Ini bukan hutan loh ataupun rawa-rawa yang masih sepi penduduk. Gini kok dibilang pedalaman. Astaga.... Nyesek bener siang ini ngedengerin Ibu ngomong.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 452 Times as walden
Read
+Library
KENDLEYRA

KENDLEYRA

Cowok itu dengan seketika langsung menempelkan benda merah miliknya dengan benda berwarna merah merona milik Leyvira yang kemudian mengembalikan sedikit cairan ice cream milik Leyvira yang semula sudah dia cicipi. Leyvira membelalakkan matanya saat dia merasakan sebuah rasa yang sama dengan ice cream-nya, yaitu rasa vanilla kembali masuk ke dalam mulutnya tanpa dia mencicipi ice cream. Rasanya sedikit terasa sama, bedanya untuk vanilla yang ini, tidak ada sensasi dingin yang dirasakan. “Lo gila!” teriak Leyvira saat dirinya sudah mendorong dada cowok itu yang membuat mereka kembali berjarak.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as walden
Read
+Library
Rafnindita

Rafnindita

Tanpa ragu, Anin mempersilahkan Aldifan masuk ke dalam apartemennya. "Jangan dulu duduk! Gue ambil anduk dulu, bentar ya!" Titah Anin, Aldifan menurut saja. Sambil menunggu Anin, Aldifan mengedarkan pandangannya. Ia memperhatikan seisi apartemen Anin yang furniturenya mayoritas berwarna beige. Terlihat sangat estetik. Dua menit kemudian, Anin datang dengan handuk berwarna hijau mint di tangannya. Ia membantu Aldifan mengeringkan tubuhnya walau tubuh Anin pun masih basah. Setelah dirasa tubuh Aldifan sudah sedikit kering, ia menyuruh Aldifan untuk mengganti pakaiannya.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as walden
Read
+Library
DAISY

DAISY

Eve ini ada-ada saja. Daisy melihat-lihat beberapa troli yang mungkin akan cocok untuk bayinya. Lalu tanpa sengaja ia melihat sebuah mainan di rak sebelah. Mainan mobil-mobilan yang sama persis dengan mainan yang pernah Daisy belikan untuk Alden. Mainan itu sudah dikubur bersama Alden kemarin, dan itu membuat Daisy kembali teringat sosok Alden--putra pertamanya yang sudah meninggal tiga tahun silam.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as walden
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

Ia hanya mengangguk, kembali fokus pada jalanan licin yang terus di sapa buliran salju. Aku tahu, kami sudah begitu jauh dari kota kecil yang penduduknya begitu gemar bergosip. Meski di sekelilingku hanya ada hutan Cemara dan Pinus yang membeku. Bahkan, laju mobil yang yang Zander kendarai semakin jauh dari Rexy yang makin tidak terlihat. "Tuan, ponsel anda tadi berbunyi." Zander melirikku, dahinya berkerut, meski saat mengingat sesuatu ia membuka laci dashboar dan melihat layar ponsel. "Tch, merepotkan sekali."
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 953 Times as walden
Read
+Library
NODA

NODA

Kami pun melangkah masuk mengikuti langkah Bu Wanda. Suasana ruangan di dominasi warna putih dan terlihat begitu hangat. Begitu kami masuk, kami disambut dengan wangi lavender yang menyergap indera penciuman. Lavender dikenal sebagai tanaman yang memiliki efek menenangkan dan dapat mengatasi kecemasan. "Apa kabar, Bu?" "Baik."
9.9188.1K viewsCompletedAdded to Library 7.5K Times as walden
Show Reviews (36)
Read
+Library
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Ralp

Ralp

“Aku kangen pacarku. Kau bisa pulang sendiri kan, Wendy?” Gadis bernama Wendy itu mendesis. “Kau bermain dengan manusia lagi. Apa gadis itu tahu kalau kau vampir?” Ralp tersenyum. “Aku tak peduli. Sekali dia milikku, selamanya dia akan tetap milikku.” Lalu Ralp melompat dari sebuah tebing curam yang punya aliran air dalam di bawahnya. Ia menyelam dan mandi sebelum akhirnya berjalan menuju mobil yang ia parkir tak jauh dari tempat itu.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as walden
Read
+Library
Andromeda

Andromeda

Serta dilengkapi mesin penyegar ruangan. Basecamp ini memang dibangun menggunakan uang Rafael. Dibuat senyaman mungkin, bahkan ada beberapa kamar kecil, kamar mandi dan dapur kecil. Sangat nyaman untuk sekedar main game atau menginap. Setiap hari juga ada orang yang membersihkannya. Sehingga selalu bersih dan wangi. Selera orang kaya memang berbeda. Aku merebahkan diriku di karpet disusul oleh Rafael. Sementara Bima ke dapur Alwi dan Aldo menyalakan komputer. Alwi fokus dengan handphonenya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as walden
Read
+Library
AURORA

AURORA

“Berusaha menghindari kota yang dipenuhi oleh wabah dengan mobil, bertemu dengan para Ghoul di tengah perjalanan dan berakhir menjadi mangsa. Meninggalkan onggokan besi itu seorang diri di jalanan dingin nan sepi itu.” Aku mengernyit, bergegas turun dari Van saat melihat Aquilla ikut turun dan berdiri di sebelah Jake yang kini memandangi Kota London. Sepi, tidak ada tanda-tanda kehidupan di kota ini. Dari informasi yang kuketahui dari Aquilla, seharusnya di kota ini setidaknya ada beberapa manusia yang masih bertahan hidup di tengah merebaknya wabah Virus Rusa Zombie.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as walden
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status