Tarian Persembahan Sang Ratu
“Aku pemangku raja di wilayah ini, tak ada yang berani menentangku. Kau jangan khawatir, akan kuberikan apa saja yang kauminta, emas, perhiasan, mutiara atau sutera. Asalkan kau menemaniku malam ini.”
Gandari tersenyum penuh kemenangan. Sihirnya telah berhasil membuat Wisesa lupa diri.
“Kalau aku meminta yang lain apa Tuan akan memberikannya?”
“Apa pun yang kau minta, Nyai.”
Wisesa menarik tubuh Gandari ke dalam kamar, menutup pintu, dan mematikan dua buah lilih yang menyala. Ia hanya tidak menyadari sedang dijadikan alat oleh penyihir itu untuk membalaskan dendamnya.
Bab Populer