The Ex Brother
Karena seumur hidup, aku tidak pernah mendengar Ibu atau Ayah dan bahkan pengasuhku—Orie—membacakan cerita sebelum tidur untukku.
Kubuka halaman pertama buku itu, sebuah halaman bersih dengan sebaris kalimat di bagian atas.
“Terima kasih untuk Rhys, cinta pertamaku dalam tetes air mata pada yang bertepuk sebelah tangan ...” Penuh kehati-hatian aku membaca pada bagian itu, meski tidak sepenuhnya yakin bahwa yang di maksud si penulis dengan ‘Rhys’ di sini adalah Kakak sulungku yang super gila, karena kesamaan nama terkadang hanya fiktif belaka. Kulanjutkan lembaran halaman selanjutnya, “bab satu ....”
Hot Chapters